oleh

Ikadin dan Peradi Kolaborasi dengan Pemkot Siapkan Bantuan Hukum Warga Miskin

KAPOL.ID –
Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Tasikmalaya berkolaborasi dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) ingin membangun kerja sama dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Hal ini disampaikan langsung oleh PLT Wali Kota Tasikmalaya M. Yusuf saat menghadiri acara Pendidikan Khusus Profesi Advokat, Rabu (2/12/2020) di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tasikmalaya.

Kerja sama tersebut fokus terhadap bantuan hukum untuk warga miskin, karena mereka salah satu kelompok warga yang rentan dan sulit mendapat bantuan hukum ketika tersangkut masalah hukum.

“Walaupun selama ini juga kita, pemerintah kota menjalin kerja sama secara tidak langsung bersama LKBH Korpri.”

“Kedepan juga kita sudah punya perda tentang bantuan hukum untuk warga miskin, pasti akan melibatkan mereka, sehingga akan dilakukan kerja sama dengan MoU,” ungkapnya.

Tim pelaksana kegiatan Ecep Nurjamal mengonfirmasi hal tersebut. Ia juga ingin agar para calon advokat tidak berdiri sendiri.

“Kita ingin (para calon advokat) bisa bersinergi dengan dinas dan ASN terkait, seperti kejaksaan, kepolisian, pengadilan agama, yang berkaitan dengan ilmu hukum,” kata pria yang juga Ketua LBH Muhammadiyah.

Ecep menambahkan, diharapkan para calon advokat dapat menjadi seorang yang profesional, handal dan tidak kena suap.

Kegiatan itu difokuskan semua kegiatan di STAI Tasikmalaya selama 14 hari, dengan waktu ideal sekitar satu tahunan.

Wakil Ketua Umum PERADI, Shalih Mangara Sitompul berpendapat jika waktu yang singkat tersebut bukan berarti tidak berkualitas.

“Panjangnya waktu tidak menjamin menghasilkan kualitas, kualitas itu terjadi dari pelaksanaannya, mempunyai bobot atau tidak, dijalankan secara konvensional atau tidak,” katanya.

Pendidikan itu sendiri buah dari kerja keras dari PERADI dan IKADIN, Shalih mengatakan jika kegiatan itu dibayai mandiri oleh calon peserta tanpa ada bantuan pemerintah seperti kejaksaan dan kepolisian.***

Komentar