Kapolri: Anggota Terlibat Narkoba, Pecat dan Pidanakan

KAPOL.ID – Anggota yang terlibat dalam peredaran narkotika akan ditindak tegas.

Bahkan, berkomitnen akan memberikan reward terhadap anggota yang berhasil mengungkap peredaran narkoba.

Disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
saat mengungkap praktik peredaran narkotika jenis sabu jaringan internasional.

Barang bukti sabu tersebut, sebanyak 1,196 ton di Pantai Madasari Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat 16 Maret 2022.

Ia meminta kepada seluruh Kapolda, Kapolres, kalau ada anggota yang terlibat pecat dan pidanakan.

Namun, terhadap anggota yang bisa melakukan pengungkapan, memiliki prestasi berikan reward, sehingga kinerja anggota akan terus lebih baik.

“Pengungkapan kasus menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu sebanyak 1,196 ton, di Pangandaran bermula terungkapnya Kasus narkotika hasil pengembangan Dit Res Narkoba Polda Jabar, dari penangkapan terhadap seorang pelaku pada 25 Februari 2022 di kampung Ciliwung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat,” kata dia, Kamis 24 Maret 2022.

Dikatakan, pada saat itu ditemukan barang bukti sebesar 6 gram (narkotika) jenis sabu, kemudian melakukan pengembangan dan diketahui akan ada pengiriman narkotika dengan modus ship to ship (kapal ke kapal) kemudian ke mobil

“Setelah melakukan pengembangan Tim berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu sebanyak 1,196 ton, di Pantai Madasari Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat 16 Maret 2022,” ucappnya.

Sigit meminta kepada jajarannya agar melakukan tracing khususnya yang berkaitan dengan tidak pindana pencucian uang (TPPU) para bandar Narkoba

“Pengungkapan kasus ini menjadi bagian dari tugas dan tanggung jawab bersama, saya mengimbau kepada pihak Kejaksaan dan Pengadilan untuk memberikan hukuman yang maksimal terhadap para pelaku agar mereka jera,” ucapnya.

Atas perbuatannya para tersangka dijerat dengan Pasal 112, 113, 114, 115, dan 132 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau seumur hidup. ***