KANAL  

Kenyamanan Penggarap dan Pelaku Usaha Wisata Margawindu-Cisoka Terusik

Penggarap dan pelaku usaha wisata Margawindu-Cisoka Kab. Sumedang memberikan keterangan kepada awak media.

KAPOL.ID – Sejumlah penggarap dan pelaku usaha wisata Margawindu-Cisoka Kab. Sumedang mengaku geram mendengar informasi tak akurat pasca banjir bandang di Citengah.

Sekretaris Kelompok Tani Margawindu Desa Citengah Andi Rukandi merasa tersudutkan dan tak nyaman mendengar informasi tak benar tersebut.

Menurut dia, seharusnya sebelum berkomentar melakukan cek terlebih dahulu ke lapangan.

“Kami merasa tersudutkan, berharap kroscek terlebih dahulu sebelum berkomentar,” ujar Andi di Saung Baru Sawah Margawindu Desa Citengah Kecamatan Sumedang Selatan,
Jumat 13 Mei 2022.

Sementara, Litbang Humas Kelompok Tani Margawindu Desa Citengah, Asep Kurniawan mengaku menolak tudingan penyebab terjadinya bencana imbas aktivitas di perkebunan Margawindu.

Ia berupaya obyektif dan dipastikan jika kawasan Margawindu bukan penyebab bencana banjir bandang.

“Kami menyayangkan jika ada pernyataan bahwa aktivitas di perkebunan Margawindu menjadi penyebab banjir,” ujarnya.

Alhamdulillah, pasca kunjungan dari Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN Budi Situmorang, semuanya terjawab.

Menurut Dirjen, kata dia, bencana lebih disebabkan karena curah hujan yang tinggi, ditambah longsoran di hulu sungai sehingga tidak kuat menampung (air hujan).

“Kedepannya semoga tidak terjadi lagi bencana agar bisa lebih tenang lagi dalam menggarap lahan,” ujarnya. (Helmi)***