Ketua PP Muhammadiyah: Milenial Indonesia Perlu Dipahamkan Prinsip Moderasi

  • Bagikan
Prinsip moderasi yang ditanamkan kepada kaum milenial akan melahirkan kehidupan berbangsa yang bersikap saling mengakui di tengah perbedaan, toleran, saling menghormati, kerjasama, mengedepankan pertemanan, dialog, serta saling berlomba dalam kebaikan.

KAPOL.ID—Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dadang Khamad mengisi webinar, Senin (25/1). Pelaksananya, FAI Universitas Muhammadiyah Cirebon.

Pada kesempatan tersebut, Guru Besar Sosiologi Agama UIN Bandung itu antara lain mengemukakan, bahwa generasi milenial Indonesia perlu dipahamkan pada prinsip-prinsip moderasi.

Pasalnya, kata Dadang, peran milenial hari ini akan sangat krusial. Merekalah yang akan mengatur tata negara Indonesia ke depan.

“Prinsip moderasi sekurangnya mencakup 3 hal: keadilan atau al adl, keseimbangan atau ar rawazun, dan toleran atau tasamuh,” terangnya.

Satu hal yang menyebabkan prinsip moderasi tadi sangat penting, katanya, yaitu mengingat Indonesia sebagai negara yang majemuk: wilayahnya luas dan penduduknya beranekan ragam latar belakang.

“Dari 270,20 juta jiwa penduduk Indonesia hari ini, lebih dari 25,8 persen adalah milenial. Ini harus kita sikapi dengan tepat,” lanjutnya.

Dadang memandang bahwa kaum milenial merupakan sumber daya potensial. Itu pun kalau diurus dengan benar. Tetapi akan menjadi tantangan jika dibiarkan.

Kaum milenial, dengan dukung internet akan sanggup membuat perubahan berarti dalam peradaban manusia modern. Akses internet bisa mengubah kultur, bahkan memunculkan budaya baru.

“Sebanyak 50,8 persen kaum milenial mencari rujukan pengetahuan agama ke intertnet. Sementara, 48,57 persen ke buku atau kitab, 33,73 persen ke televisi, dan 17,11 persen melalui kajian atau majelis taklim,” paparnya lagi.

Dengan demikian, Dadang memberi simpulan, bahwa kaum milenial yang paham akan prinsip moderasi akan bersikap saling mengakui di tengah perbedaan, toleran, saling menghormati, kerjasama, mengedepankan pertemanan, dialog, serta saling berlomba dalam kebaikan.

  • Bagikan