Terhubung dengan KAPOL

POLITIK

Kota Tasik Perlu Sosok Perempuan, Nama ‘Affi’ Menyeruak Saat Harlah Ke-94 NU

|

Ketua Fatayat NU Kota Tasikmalaya, Affi Endah Navilah (kiri) saat berfoto bersama sejumlah aktivis muda NU saat Peringatan Harlah ke-94 NU di Gedung Susi Susanti, Dadaha, Minggu (2/2/2020).

KAPOL.ID – Nama ‘Affi Endah Navilah’ menyeruak saat Peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-94 Nahdlatul Ulama (NU) di Gedung Susi Susanti Dadaha, Minggu (2/2/2020).

Nama tersebut muncul dalam percakapan sekelompok Aktifis Muda NU yang berkumpul dikedai Kopi Bringkod, tempat Bazar Harlah.

Asana pantes lamun Teh Affi nyalon Wali Kota atawa Wakil dina Pilkada engke mah. Kamampuanna geus katingali pisan. Ieu we contona saeunggeus Fatayat ku Teh Affi katingali pisan kamajuanna,” kata Jamil mengawali percakapan.

Perbincangan kala itu memang sangat refresentatif karena mewakili elemen NU Kota Tasikmalaya dan Partai Politik. Sejumlah politisi seperti Agus Wahyudin dari PPP, Andi Rosadi dan Agus Nurdin dari PDIP, Wahid dari PKB, dan Aslim dari Gerindra yang menyempatkan salam meski tidak lama turut dalam percakapan tersebut.

Ketua Fatayat NU Kota Tasikmalaya (kanan), Affi Endah Navilah bersama Sekda Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan (kiri) di Bazar Harlah ke-94 NU di Gedung Susi Susanti, Dadaha, Minggu (2/2/2020).

Bahkan para Ketua Badan Otonom NU serta Lembaga turut serta yang antara lain, Aan Farhan sebagai Ketua Lesbumi, Dudu Rohman dan Asep Robidin di LP Maarif, Andi Ibnu Hadi di Lakpesdam dan Ricky Assegaf sebagai Ketua Ansor. Termasuk suami Affi yakni Dudi Mulyadi yang juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Semuanya menyetujui jika Affi Endah Navilah dipersiapkan sejak sekarang untuk tampil di Pilkada Kota Tasikmalaya 2022.

Bener setuju pisan. Kan encan aya awewe nu jadi Wali Kota atawa Wakil di Kota Tasik mah. Padahal sajarah Tasik lamun runut ti Galunggung pernah aya kabatarian nu mimpinna awewe. Cocok tah. Satuju lah,” ujar Asep Rizal yang juga Koordinator Forum Bhineka Tunggal Ika menimpali.

Affi pun hanya tersenyum manis tidak terlalu menanggapi serius celotehan para aktifis Muda NU ini. Ia hanya berkewajiban secara terus menerus mengorganisir Fatayat yang anggotanya mencapai puluhan ribu perempuan se-Kota Tasikmalaya.

“Ah aya-aya wae. Tah aya Pak Sekda (Ivan Dicksan), ieu ge cocok pisan,” ucap Affi sambil disenyumi Ivan.

“Tos ah aya-aya wae. Ieu abdi mah meser heula karya Fatayat,” ujar Ivan menjawab guyonan Affi.

Harlah ke-94 NU di Kota Tasikmalaya terasa beda sekali. Untuk Ketua Panitia saja dipimpin langsung Muslim yang juga Ketua DPC PDIP Kota Tasikmalaya.

Wali Kota, Budi Budiman, Wakil Wali Kota, M Yusuf turut hadir, termasuk Ketua PBNU, Marsudi Suhud. (JN)

Diskusikan di Facebook

Silakan mengirim pesan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *