Natal dan Tahun Baru, Kapolda Minta Masyarakat Tinggalkan Kebiasaan Kumpul Berwisata

  • Bagikan

KAPOL.ID – Dimasa perpanjangan PPKM Jawa-Bali, Kapolda Jabar, Inspektur Jenderal Suntana meminta, masyarakat Jawa Barat bisa meninggalkan kebiasaan berkumpul di sejumlah tempat wisata saat liburan Natal dan Tahun Baru. Itu katanya penting dilakukan, guna memutus mata rantai perkembangan virus Covid-19 khusunya di wilayah Jawa Barat.

“Mening ge caricing we di imah, ulah jalan-jalan wae, anggur mening kumpul jeung keluarga (Pada diam saja di rumah, jangan jalan-jalan saja lebih baik kumpul bersama keluarga),” tutur Suntana pada kegiatan gebyar vaksinasi masal Covid-19 di Desa Cinta, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut, yang merupakan kampung halamannya, Jumat (26/11/2021).

Disela-sela kegiatan tersebut Suntana juga mengajak seluruh masyarakat Jawa Barat, khususnya masyarakat Garut terutama yang tinggal di Desa Cinta, Kecamatan Karangtengah agar bisa memahami akan manfaat vaksin dalam upaya meningkatkan daya tahan tubuh kita, sekaligus bisa menjadi sarat utama untuk memutus mata rantai perkembangan virus Covid-19.

Kekhawatiran meningkatnya penyebaran Covid-19 di Jawa Barat juga lanjut dia, bisa ditekan dengan peningkatan percepatan vaksinasi covid-19, mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga seluruh kabupaten atau kota.

“Kalau seluruh masyarakat kita sejak awal sadar akan pentingnya vaksin yang berguna, untuk meningkatkan daya tubuh kita juga memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, dipastikan, masa pandemi ini tidak akan berlarut-larut,” katanya.

Karena itu Suntana pun meminta seluruh masyarakat Garut atau Jawa Barat untuk tidak takut divaksin, karena menurutnya, selain aman, vaksin itu dapat melindungi kita dari penyebaran virus Covid-19, sekaligus merubah status Covid serta juga dapat merubah kembali perekonomian masyarakat kearah yang lebih baik.

“Ya, kita jangan pernah merasa takut untuk divaksin. Vaksin itu aman, dan bisa melindungi diri kita,” tegasnya.
Dia menuturkan, saat ini pemerintah terus berupaya menggenjot peningkatan vaksin agar di akhir tahun ini peningkatannya bisa mencapai 70 persen.

Sementara saat ini di akhir November tambah dia, di Jawa Barat rata-rata capaian percepatan vaksinasi Covid-19 sudah menginjak angka 65-66 persen.

Bahkan untuk Kabupaten Garut sudah diangka 56-57 persen, meski pada kenyataannya, tingkat penyebarannya masih belum merata.

Semoga saja lanjut dia, antusiasme warga Jawa Barat yang cukup tinggi untuk mengikuti vaksinasi covid-19, percepatan vaksinasi di Jawa Barat bisa mengejar target vaksinasi secara nasional. ***

 

  • Bagikan