Connect with us

KANAL

Pemkot Tasik Bakal Sulap Hotel Jadi Ruang Isolasi

|

Wali Kota Tasikmalaya, H. Budi Budiman (tengah) memberikan keterangan pers kepada wartawan, Minggu (22/3/2020). *

KAPOL.ID –
Pemkot Tasikmalaya menyiapkan skenario terburuk dalam menangani corona. Salah satunya menyulap hotel menjadi ruang isolasi pasien dalam pengawasan (PDP).

“Kita berbicara pahit dulu dalam penanganan covid-19, istilah medis corona. Bersiap menghadapi situasi terburuk,” ujar Wali Kota Tasikmalaya, H. Budi Budiman, Minggu (22/3/2020).

Dalam sepekan terakhir saja, kata dia, PDP terus bertambah menjadi empat orang. Begitupula ODP sudah mencapai 66 orang. Sementara kapasitas ruang isolasi pasien di rumah sakit wilayah Kota Tasikmalaya baru delapan orang.

“RSUD dr. Soekardjo 5 orang, RS TMC 2 orang dan JK satu orang. Tambahan per hari ini di Siti Muniroh dapat menampung 15 orang. Opsi alternatif menyewa hotel dan menyulap menjadi ruang isolasi berkapasitas 50 orang. Sudah ada komunikasi ke sana,” kata Budi.

Pihaknya juga menyiapkan dana Rp 1 miliar tanggap darurat dari APBD plus Rp 14 miliar pergeseran usulan dana dari pusat. Untuk kebutuhan penanganan pencegahan covid-19 di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya.

“Alat pengaman diri (APD) tim medis untuk berjaga-jaga. Sekarang juga sudah tersedia 40 unit. Lalu kebutuhan gugus tugas untuk penyemprotan disinfektan fasilitas publik, ketersediaan masker serta hand sanitizer,” katanya.

Terkait alat rapid tes untuk deteksi cepat terinfeksi covid-19, pihaknya juga masih menunggu kabar dari pusat. Tak bosan-bosan juga meminta warga untuk tetap berada di rumah jika tak ada keperluan mendesak.

“Dengan begitu meminimalkan potensi tertular. Jika PDP terus bertambah sementara tenaga medis dan fasilitas terbatas, itu yang kami khawatirkan. Maka dari itu jangan bosan-bosan melakukan PHBS sebagai pencegahan,” katanya. ***

Diskusikan di Facebook