Pimpin DPD PAN, Asep Dzulfikri Dorong Kader Lebih Dekat Masyarakat

  • Bagikan
Asep Dzulfikri akan mendorong seluruh kader PAN ke depan untuk selalu berada dekat dengan masyarakat. Membantu masyarakat dengan memanfaatkan akses yang terbangun hingga tingkat pusat. (Foto: kapol.id/Amin R. Iskandar)

KAPOL.ID—Asep Dzulfikri berbicara soal Dewan Pengurus Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Kabupaten Tasikmalaya. Ia berkomitmen membawa PAN lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Musda PAN ke-5 pada Minggu (17/1/2021) di Hotel Dewi Asri Tasikmalaya mengamanahi Asep Dzulfikri sebagai Ketua Formatur DPD PAN Kabupaten Tasikmalaya, untuk satu periode ke depan (2021-2026).

Kepada kapol.id, Asep Dzulfikri mengaku bahwa tugasnya yang paling dekat adalah menyusun kepengurusan DPD PAN Kabupaten Tasikmalaya. Kemudian membangun struktur partai hingga tingkat sub rayon.

“Untuk menyusun kepengurusan DPD PAN, kami punya waktu sebulan. Sementara untuk struktur partai, satu tahun dari sekarang sudah harus selesai,” terang Asep.

Selebihnya, tinggal menyusun program kerja. Di bawah kepemimpinannya, Asep berharap PAN–sebagai partai yang terbuka–bisa lebih diterima, dan yang terpenting dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Maka, seluruh kader PAN ke depan akan didorong untuk selalu berada dekat dengan masyarakat,” lanjutnya.

Tetapi bukan sekadar dekat. Katanya, seluruh kader harus bisa menciptakan semangat, memiliki rasa memiliki terhadap partai, dan bisa memberikan manfaat kepada masyarakat. Saat masyarakat membutuhkan bantuan, kader partai harus ada.

“Tentu nanti dibantu dengan akses-akses yang kita akan bangun, mulai dari akses di tingkat kabupaten, provinsi, sampai ke tingkat pusat. Sehingga, apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, kita bisa memanfaatkan akses yang kita punya,” sambungnya.

Di samping itu, Asep memimpin DPD PAN pada momen berdirinya partai baru. Yaitu Partai Umat, di mana Amien Rais sebagai pendirinya. Sedikit-banyak kenyataan ini akan mewarnai dinamika PAN.

Bagi Asep, dalam iklim demokrasi, perbedaan pendapat merupakan hal yang sangat biasa. Ia tidak menganggap kemunculan Partai Umat sebagai hambatan, melainkan sebuah tantangan.

“Agar PAN ke depan bisa lebih fokus lagi untuk bisa maju dan bisa mendapatkan kepercayaan di tengah-tengah masyarakat. Supaya ada timbal balik dari masyarakat untuk dapat bergabung dengan kita di PAN,” harapnya.

  • Bagikan