PSBB: Jam Dagang Dibatasi, Ngeyel Bisa Dicabut Izin Usaha

KAPOL.ID–Pemberlakuan PSBB di Kabupaten Tasikmalaya akan sangat berdampak pada pedagang. Terutama pedagang selain sembako, obat-obatan serta alat kesehatan, dan bahan makanan lainnya. Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Gubernur Jawa Barat.

PSBB akan berlangsung se-Jawa Barat selama 14 hari. Mulai Rabu (6/5/2020). Terutama di 17 kecamatan yang sudah ditetapkan; antara lain kecamatan-kecamatan perbatasan wilayah Kabupaten Tasikmalaya dengan kota/kabupaten lainnya.

Dampak PSBB bagi pedagang antara lain karena pemberlakuan batasan jam dagang. Kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya, Mohamad Zen, durasi maksimal berdagang selama delapan jam.

“Misalnya, pedagang di pasar yang bukanya mulai jam 4 pagi, harus sudah tutup jam 12. Begitu kira-kira, yang lainnya juga. Termasuk pedagang makanan seperti takjil, kita akan batasi waktunya,” ujar Zen, Selasa (5/5/2020).

Bagi pihak yang melanggar atau mengabaikan peraturan PSBB tentu akan ada sanksi. Tapi bukan sanksi pidana. Pemerintah sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI untuk teknis di lapangan.

“Sanksinya bersifat administratif. Seperti teguran. Kalau pengusaha, misalnya, seandainya tetap mengabaikan peraturan, bisa dicabut izin usahanya,” tambah Zen.

Dengan demikian, demi percepatan memutus rantai penyebaran pandemi Covid-19, Zen berharap seluruh masyarakat mematuhi aturan PSBB. Demi keselamatan semua pihak.

Di samping itu, Zen juga memohon agar masyarakat pro aktif. Paling tidak selalu bersikap jujur saat memberi keterangan seputar aktivitasnya. Kalau tidak, pihaknya tentu akan kesulitan dalam penanganan.

Kejujur sangat penting, karena sudah terbukti banyak yang terpapar akibat ketidakjujuran. Kalau pernah berinteraksi dengan yang positif, atau baru datang dari daerah zona merah, akui saja yang sebenarnya.

“Kami memohon sekali kepada masyarakat untuk jujur. Selamatkan dirinya, selamatkan orang lain, dengan kejujuran. Kalau tidak, kami akan kesulitan. Apalagi kalau orang itu tanpa gejala,” pintanya.

—- Support KAPOL with subscribe, like, share, and comment —-
Youtube : https://www.youtube.com/c/kapoltv

Portal Web: https://kapol.tv
Twiter : https://twitter.com/kapoltv
Facebook : https://www.facebook.com/kabar.pol
Instagram : https://www.instagram.com/kapol_id
Portal Inside : https://kapol.id/