KANAL

Ratusan Hektar Lahan Terancam Kekeringan di Kota Tasik, BPBD Mulai Bantu Air Bersih

×

Ratusan Hektar Lahan Terancam Kekeringan di Kota Tasik, BPBD Mulai Bantu Air Bersih

Sebarkan artikel ini
BPBD Kota Tasikmalaya mulai mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak musim kemarau, Jumat (24/7/2026).*

KAPOL.ID –
Musim kemarau, lahan pertanian di Kota Tasikmalaya terancam kekeringan. Sejumlah saluran irigasi yang mengaliri lahan juga tampak menyusut tajam.

“Data yang kami pegang per akhir Juni 2026, ada 218 hektar lahan yang terancam kekeringan. Mayoritas lahan tadah hujan.”

“Ada 18,6 hektar yang mengalami kekeringan ringan,” kata Kabid Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, DKP3 Kota Tasikmalaya, Anisah Kardiyati, awal pekan ini.

Ia mengatakan, musim kemarau tahun ini nyaris berbarengan dengan masa panen petani. Kemudian bantuan pompa serta perbaikan irigasi juga sudah berjalan.

“Kalau yang sudah memasuki panen, mungkin dampaknya tidak terlalu besar kepada produksi. Perbaikan irigasi Cikunten juga diharapkan dapat memperlancar pasokan air.”

“Tahun ini target produksi beras 68 ribu ton, mudah-mudahan tercapai. Sebab mekanisme gilir air sudah berjalan, kita berharap tidak sampai gagal panen,” ujarnya.

Air bersih

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya mulai mendistribusikan bantuan air bersih ke sejumlah titik. Setidaknya 30.000 liter air bersih meluncur ke lokasi menggunakan lima unit tangki.

“Kemarin ada di lima titik, dua di wilayah Singkup Purbaratu, satu di Setiawargi Tamansari. Kemudian satu di Karikil, dan satu di Sambongpari Mangkubumi,” jelas Kepala Pelaksana BPBD, Budi Martanova.

Pihaknya juga berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk lembaga sosial untuk distribusi ke masyarakat. Agar penyaluran bantuan merata sesuai kebutuhan masyarakat.

“Titik lokasi pendistribusian bantuan sangat penting supaya efektif. Karena tidak semua wilayah memiliki penampungan dan armada tidak bisa masuk ke jalan yang kecil.”

“Makanya setiap permohonan kita verifikasi dahulu sebelum nanti mendapat pasokan air bersih,” katanya didampingi Kabid Penanggulangan Bencana, Dudu.

Ia menambahkan, Jumat 24 Juli 2026 juga terdapat distribusi dua truk berkapasitas 8 ribu liter ke wilayah Sukanagara Purbaratu. Kemudian satu unit tangki ke wilayah Kelurahan Indihiang. ***