oleh

Resepsi Milad ke-108 Muhammadiyah, Lantik Mudir Tiga Pesantren PDM Kabupaten Tasikmalaya

KAPOL.ID—Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tasikmalaya menyelenggarakan resepsi milad ke-108 Muhammadiyah, Kamis (19/11/2020). Bertempat di aula Pondok Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon, Jl. Raya Timur No. 21A, Singaparna.

Pada kesempatan tersebut, di samping menggelar pengajian milad ke-108 Muhammadiyah, juga melantik mudir dan wakil mudir tiga pesantren di bawah naungan PDM Kabupaten Tasikmalaya. Yakni Al-Furqon, At-Tajdid, dan Qurrota A’yun. Khusus untuk Al-Furqon, dilantik juga Badan Pembina Pesantren (BPP). Semua dilantik oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat.

Adapun yang dilantik adalah Uum Syarif Usman untuk mudir Al-Furqon didampingi Ali Ahmad Fauzi dan Husni Hirzin sebagai wakilnya; Yusep Rafiqi Yuqi untuk mudir At-Tajdid didampingi Evan Bagusman dan Rifa Syahri Ramdani sebagai wakilnya; serta Ziaul Haq untuk mudir Qurrota A’yun didampingi Irman sebagai wakilnya.

Ketua Pelaksana kegiatan, Cecep Iwan Ridwan menuturkan bahwa panitia mengundang sekitar 300 orang. Rinciannya terdiri atas PWM Jawa Barat beserta Ortomnya, PDM Kabupaten dan Kota Tasikmalaya beserta Ortomnya, PCM serta Kepala AUM se-Kabupaten Tasikmalaya, para muakif dan mantan mudir pondok pesantren Muhammadiyah.

“Alhamdulillah kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Mudah-mudahan ini adalah awal dari sinergi dan menjadi lebih baik lagi, sehingga pesantren-pesantren yang ada di Kabupaten Tasikmalaya bisa lebih maju lagi, lebih berkembang, dan tentunya melahirkan generasi-generasi ke depan untuk terus mencerahkan negeri ini,” harap Cecep.

Atas dilantiknya mudir dan wakil mudir pondok pesantren Muhammadiyah itu, Ketua PDM Kabupaten Tasikmalaya Dadan Ahmad Sofyan mengingatkan bahwa menjadi pemimpin bukan perkara yang sederhana. Paling tidak mesti amanah. Sebab kalau amanah tidak benar-benar diindahkan, katanya, maka pasti akan kacau jadinya.

“Saya yakin bahwa yang sekarang dilantik memiliki pengetahuan yang hebat-hebat. Maka, selamat mengembangkan inovasi untuk sebuah kemajuan. Saya akan sangat sedih apabila ternyata pondok pesantren ini malah mengalami kemunduran. Saya berharap para mudir ini menjadi motor penggerak dalam amal saleh, berlomba-lomba dalam kebaikan,” Dadan menekankan.

Komentar