Connect with us

BISNIS

Rute Cikarang, Bekasi, Depok, Bandung Beroperasi, Tarif ‘New Normal’

|

KAPOL.ID –
Beberapa perusahaan otobus (PO) Tasikmalaya melakukan penyesuaian tarif selama beroperasi pada fase new normal.

Hal tersebut untuk mengimbangi beban operasional bus beroperasi mengikuti protokol kesehatan yakni 50 persen dari kapasitas kursi.

“Tarif new normal, karena jumlah penumpang dibatasi 50 persen dari jumlah tempat duduk. Ada sedikit penyesuaian dari biasa.”

“Kita mayoritas nonekonomi, jadi tidak terpaku tarif batas atas dan bawah,” ujar Bagian Operasional PO Budiman, Ahmad Lujen, Senin (8/6/2020).

Pihaknya juga mengoperasikan bus ke sejumlah rute terminal yang diperbolehkan oleh pemerintah dengan protokol kesehatan secara ketat.

Terutama antar kota dalam provinsi (AKDP) ke arah barat, dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) ke arah Timur.

“Rute arah barat AKDP itu Cikarang, Bekasi, Depok dan Bandung. AKAP-nya baru Jakarta Pulogebang. Kalideres, Tangerang, Serang, Rambutan masih menunggu instruksi dari Kemenhub.”

“Ke arah Timur, Yogya, Semarang, Jepara, Wonogiri dan Wonosobo sudah mulai beroperasi. Seluruh rute tadi busnya belum semua beroperasi seperti biasa, baru 30%,” paparnya.

Pihaknya mengimbau kepada penumpang wajib membawa surat keterangan sehat agar nyaman dalam perjalanan. Sehingga ketika pemeriksaan petugas bisa masuk ke wilayah tujuan.

“Kru sudah jalankan protokol kesehatan, dan di dalam bus wajib mengenakan masker serta membawa surat sehat bagi penumpang,” kata Ijen sapaan akrab Ahmad.

Sementara itu calon penumpang bus Primajasa mengatakan ada penyesuaian tarif selama fase new normal.

“Biasanya Rp 60 ribuan, sekarang Rp 105 ribu. Daripada tidak bisa berangkat ke Bekasi, gak masalah lah,” katanya di Terminal Indihiang.***

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *