OPINI  

Saat Wabah Covid-19, Apa yang Harus Dilakukan Pengelola Pendidikan Tinggi

Berkenaan dengan penyebaran virus Corona (Covid-19), khususnya di Kota Tasikmalaya per hari ini tanggal 28 Maret 2020 semakin meningkat. Status ODP 251 orang, PDP 11 orang, bahkan ada yang positif sebanyak 5 orang.

Maka sebagai pengelola Pendidikan tinggi, menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan kegiatan proses belajar mengajar (Study From Home) dan untuk civitas akademik melakukan Work From Home (WFH).

Dalam kondisi sekarang ini penyelenggaraan pendidikan tinggi menghimbau para dosen untuk dapat mengatur pembelajaran dari rumah, yang dapat dilakukan dalam berbagai bentuk kegiatan yang positif. Baik dalam pembelajar secara E-Learning yang dapat menggunakan aplikasi ZOOM, Edmoodo, Google Classroom ataupun aplikasi yang lainnya sehingga proses pembelajaran tidak terhenti.

Alternatif penugasan terhadap mahasiswa bisa memberikan penugasan yang berkaitan dengan Corona (Covid-19). Khususnya memberikan konseling inter personal melalui berbagai media sehingga dapat diterima oleh komunitas. Dalam Pemberikan Skor terhadap mahasiswa dapat disesuaikan dengan SKS yang diampuh. Adapun pelaksaan Ujian Tengah Semester (UTS) ataupun Ujian Akhir Semester (UAS), dapat disesuaikan dengan kondisi saat ini baik jadwal maupun metode pelaksaanaannya.

Melalui upaya-upaya tersebut, diharapkan menjadi gerakan massal civitas akademika untuk mengatasi keadaan penyebaran Virus Corona (Covid-19) sehingga dalam pelaksanaan pembelajaran tidak terhenti.***