SOSIAL  

Setahun Srikandi Sungai Tasikmalaya, Mengabdi dengan Happy

Srikandi Sungai Indonesia (SSI) Kabupaten Tasikmalaya, saat memperingati Hari Lingkungan Hidup di Cipatani Nanggewer, tempo hari.

KAPOL.ID – Sudah setahun Srikandi Sungai Indonesia (SSI) Kabupaten Tasikmalaya berkiprah. Merebut peran, tampil sebagai kaum mandiri. Menolak anggapan sebagai kelompok yang paling rentan menjadi korban kekerasan dan eksploitasi.

“Satu tahun menjadi tahun evaluasi untuk progres ke depan, agar bisa lebih banyak lagi berkiprah dalam pengabdian untuk alam yang lestari dan bermanfaat bagi banyak orang,” ujar Ketua SSI Kabupaten Tasikmalaya, Tjitjih Kurniasih.

Menurutnya, perubahan iklim menjadi salah satu pemicu terjadinya bencana alam termasuk juga di Indonesia yang berada di daerah rawan bencana.

“Saat terjadi bencana alam, jumlah perempuan yang bertahan lebih sedikit dibanding laki-laki. Belum lagi penanganan pascabencana yang tidak responsif gender pastinya akan berdampak terhadap perempuan,” katanya.

Padahal kaum perempuan, kata dia, bagian dari agen perubahan yang secara efektif dapat melakukan upaya mitigasi perubahan iklim. “Itulah salah satu yang mendasari Srikandi Sungai Indonesia lahir,” ujarnya.

SSI Pusat lahir tahun 2018. Setahun kemudian SSI Kabupaten Tasikmalaya dideklarasikan. Merespons program Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) melalui Deputi bidang Kesetaraan Gender ketika itu.

“Satu tahun SSI Tasikmalaya momentum untuk bisa terbang lebih tinggi. Dan selalu mandiri berdikari, mengabdi dengan happy,” katanya.

Melalui SSI, kaum perempuan bisa berkiprah dalam pengelolaan lingkungan yang dilakukan secara partisipatif, inovatif, dan berkelanjutan. Pengelolaan lingkungan disinyalir dapat menjadi salah satu upaya antisipasi dampak perubahan iklim dan bencana alam.

Refleksi satu tahun ini, menurutnya digelar di objek wisata sungai Cipatani, Desa Nanggewer, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu-Minggu 19-20 September 2020.

Ada diskusi santai bersama Abah Asep (Ketua Umum Geliat), Rohimat (Ketua FKPAT), Mamat (pendiri Zaradika), Dr. Siti Fadjarani M.T. (Universitas Siliwangi), Firgian Arsigunita SPi, M.P. (Universitas Perjuangan), dan Erwin Hilman Hakim, M.Pd (Universitas Siliwangi).

Hiburan dimeriahkan Gondang PKK Desa Nanggewer, Pencak Silat Puncaksari, Jaipongan SII Tasikmalaya beserta warga dan komunitas. “Sedangkan penampilan spesial, disuguhkan oleh Pet Lover Tasik Utara, Galunggung Slingshoot Games, dan Galunggung Reftilian Community,” katanya.