SMK Bakti Karya Kembali Kampanye Pungut Sampah

Puluhan siswa SMK Bakti Karya Parigi kembali menggelar aksi Ayo Pungut Sampah di dua lokasi yaitu pantai barat dan pantai timur cagar alam Pangandaran, Sabtu (19/3). Mereka terbagi menjadi dua kelompok, masing-masing didampingi kepala BKSDA dan Perhutani. Acara berlangsung selama 3 jam dengan jumlah sampah terkumpul 3 ton.

Kepala SMK Bakti Karya Parigi, Athif Roihan Natsir langsung mendampingi siswa sejak keberangkatan hingga acara usai. Athif menuturkan, kegiatan yang rutin digelar setiap bulan ini adalah bagian dari kurikulum sekolah untuk menyadarkan, pempraktekan dan mengampanyekan upaya penanggulangan sampah.

SMK Bakti Karya kampanye pungut sampah di pantia Pangandaran.

“Kami menganggap cara terbaik untuk mengubah wajah dunia yang hari ini penuh sampah adalah dengan penyadaran terus-menerus agar siswa kami tidak nyampah. Lebih dari itu, kami juga mengajak siswa agar terlibat dalam penanganan sampah yang sudah terlanjur ada sambil mengampanyekan aksi pungut sampah,” ungkap Athif sesaat setelah acara berlangsung.

Perdiansyah, peserta aksi yang juga siswa SMK Bakti Karya Parigi, mengaku senang diirnya telah bergabung dalam aksi ini. Ini kegiatan keempat kalimanya yang ia ikuti. Ia menganggap kegiatan ini bagian dari refreshing.

“Acara seperti ini saya anggap bagian dari refreshing sambil berlatih berempati di tengah keprihatinan akan sampah,” ungkap Perdiansyah.

Menurut kepala BKSDA Kabupaten Pangandaran, Uking Iskandar, aksi ini merupakan langkah yang tepat dalam upaya menjaga lingkungan dari ancaman sampah yang beradal dari tangan-tangan manusia yang tidak sadar.

“Kami senantiasa mendukung upaya, apalagi ini oleh generasi muda SMK Bakti Karya Parigi yang sudah rutin menggelar acara Ayu Pungut Sampah,” tanggap Uking.

Diskusi selepas aksi pungut sampah antara SMK Bakti Karya Parigi, BKSDA dan Perhutani.

Pihaknya selalu terbuka dan akan mendampingi bila ada pihak yang memiliki niat baik untuk menjaga alam.

Di tempat yang sama, Dadi Santosa Asper Perhutani yang juga mengelola lahan di Kawasan Pananjung, menyambut baik aksi ini. Walaupun pihaknya baru kali ini berkolaborasi dengan siswa SMK Bakti Karya.

Selepas aksi pungut sampah, peserta berdiskusi bersama BKSDA Kabupaten Pangandaran dan Perhutani.

Acara Ayo Pungut Sampah ini merupakan bagian dari kolaborasi komunitas Clean Pangandaran dan Universitas Pancasila yang turut mendukung terlaksananya aksi pungut sampah di Pangandaran oleh SMK Bakti Karya Parigi.