KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Demi mendongkrak kualitas pelayanan publik, Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon SFR) Kelas I Bandung menggelar Forum Konsultasi Publik Tahun 2026 di Kota Bandung, Rabu (1/7/2026).
Acara ini sengaja digelar sebagai wadah adu gagasan dan dialog langsung antara Balmon dengan para pengguna layanan, operator telekomunikasi, insan pers, akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan. Tujuannya jelas, mengevaluasi sekaligus memoles standar pelayanan agar semakin prima.
Kepala Balmon SFR Kelas I Bandung, Syamsul Huda menegaskan, forum ini merupakan bukti nyata komitmen pihaknya dalam menyuguhkan pelayanan yang mumpuni bagi warga Jawa Barat, khususnya para pengguna spektrum frekuensi radio.
”Semangat forum ini adalah bagaimana ke depan kami bisa memberikan layanan terbaik kepada masyarakat Jawa Barat, terutama pengguna frekuensi radio. Di sisi lain, kami ingin mendengar langsung masukan, kritik, saran, hingga evaluasi terhadap pelayanan yang selama ini kami berikan agar menjadi bahan perbaikan ke depan,” ujar Syamsul, Rabu (1/7/2026).
Lebih lanjut Syamsul membeberkan, pada tahun 2026 ini, Balmon Kelas I Bandung mengemban amanah besar dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kementerian Komdigi). Ada dua agenda penting yang wajib dijalankan, yakni pembangunan Zona Integritas serta evaluasi pelayanan publik.
”Kami berharap dua kegiatan ini menjadi motivasi untuk terus melayani dengan integritas dan menghadirkan pelayanan yang memberi manfaat luas bagi masyarakat melalui standar layanan terbaik,” katanya.
Ia juga meluruskan persepsi di masyarakat bahwa Balmon Bandung sejatinya tidak menerbitkan perizinan secara langsung. Peran Balmon lebih kepada memberikan berbagai layanan administratif sebagai bentuk pendampingan bagi masyarakat yang mentok alias mengalami kendala saat mengurus layanan di Kementerian Komdigi.
”Kami ingin masyarakat tidak merasa buntu ketika menghadapi persoalan administrasi. Balmon hadir membantu menyelesaikan berbagai kendala tanpa masyarakat harus datang ke Jakarta,” paparnya.
Sedangkan dari sisi teknis, sambung Syamsul, Balmon memikul tanggung jawab besar untuk memastikan penggunaan spektrum frekuensi radio berjalan aman, tertib, dan bebas dari segala bentuk gangguan (interferensi).
”Ketika operator seluler, radio siaran, maupun pengguna frekuensi mengalami gangguan, Balmon harus hadir memastikan frekuensi yang sudah diberikan tidak terganggu pihak lain dan tidak menimbulkan gangguan terhadap pengguna frekuensi lainnya,” tegasnya
Nantinya, seluruh masukan yang ditampung dalam forum tersebut bakal digodok menjadi bahan evaluasi demi menyempurnakan standar pelayanan Balmon di masa yang akan datang. (JAE)






