Warga Ambarayah “Rereongan” Bangun Jalan Baru

  • Bagikan
Warga Kampung Ambarayah, Desa Sukadana, Kecamatan Pagerageung kerja bakti membangun jalan baru menuju kawasan Pasir Gegerbeas Sabtu (10/7/2021). Pembangunan jalan baru tersebut dilakukan secara swadaya. ***

KAPOL. ID- Masyarakat Kampung Ambarayah, Desa Sukadana, Kecamatan Pagerageung memiliki rasa kebersamaan yang luar biasa. Demi kemajuan daerah mereka pun biasa bergotong royong membangun sarana dan prasarana di kampung mereka.

Setiap Sabtu warga bahu-membahu membuka akses jalan menuju lokasi patilasan Gegerbeas yang ada di bukit Gegerbeas. Di mana patilasan tersebut memiliki sejarah luar biasa bagi pengembangan agama Islam di wilayah tersebut.

Tidak heran jika kawasan Patilasan Gegerbeas banyak dikunjungi masyarakat untuk berziarah. Baik warga setempat atau pun warga dari luar daerah. Hanya saja akses menuju kawasan tersebut masih belum tertata.

Melihat potensi itu, warga pun sepakat untuk melakukan gotongroyong membuka akses jalan agar bisa dengan mudah dilalui kendaran. Ratusan warga baik laki-laki atau pun perempuan, tua dan muda turun bahu membahu membuka jalan baru.

“Kami warga sepakat untuk bergotong royong membangun akses jalan. Semuanya dilakukan secara swadaya masyarakat,” kata Kepala Wilayah Kampung Ambarayah, Imin Sabtu(10/7/2021).

Jalan yang dibangun secara swadaya itu berjarak sekitar 700 meter dari jalan Desa. Karena masih jalan setapak, warga yang ingin berziarah ke lokasi Gegerbeas harus jalan kaki dengan waktu tempuh sekitar 15 menit.

Namun kini dengan adanya pembangunan jalan, jarak tempuh ke lokasi Pasir Gegerbeas bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua dengan waktu tempuh lebih singkat lagi.

“Alhamdulillah semua warga sangat mendukung rencana untuk membuka akses jalan ke kawasan Gegerbeas. Hampir semua warga gotongroyong,” katanya.

Ia menyebutkan jika di bukit Gegerbeas terdapat sebuah makom karuhun atau leluhur masyarakat Ambarayah yang membuka jalan menuju tauhid.

Di bukit Gegerbeas itu terdapat makam Eyang Sumpena atau Eyang Sukma, tokoh yang berhasil mengembangkan Agama Islam di wilayah Pagerageung.

“Warga ingin melestarikan kawasan Gegerbeas menjadi destinasi wisata Ziarah di wilayah Desa Sukadana ini. Karena banyak warga yang berziarah ke lokasi makan karomah tersebut, ” katanya.

Tokoh pemuda Ambarayah, Ahmad Fauzi mengatakan gerakan swadaya yang dilakukan masyarakat Ambarayah ini sebagai wujud nyata masyarakat membangun wilayahnya.

“Masyarakat sangat menginginkan akses jalan menuju lokasi makam pembawa Islam di wilayah Pagerageung ini bisa dengan mudah dilalui kendaraan. Makanya warga sepakat untuk bergotong royong,” katanya.

Ahmad Fauzi juga mengatakan, ke depaanya kawasan Bukit Gegerbeas bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata ziarah di desa Sukadana.

Selain memiliki nilai sejarah yang tinggi bagi masyarakat Ambarayah, kawasan  pasir Gegerbeas juga memiliki pemandangan alam yang menakjubkan.

“Alhamdulillah pihak desa dan juga muspika Kecamatan Pagerageung sangat mendukung gerakan Masyarakat ini dalam membangun daerahnya. Semoga saja Ambarayah ke depan bisa lebih maju lagi,” katanya.

Semua warga kampung Ambarayah baik yang ada di daerah atau pun yang ada di luar daerah iuran untuk membeli material baik pasir semen dan lainya untuk membangun jalan. Kini jalan tersebut hampir selesai di bangun. ***

  • Bagikan