33 Kecamatan Rawan Pergeseran Tanah

1

Hujan lebih dari tiga jam, tinggalkan pemukiman

Potensi pergerakan tanah hampir merata di 39 Kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya dengan ketegori berbeda.

Data yang berhasil dihimpun Kapol dari BPBD Kabupaten Tasikmalaya, ada 33 kecamatan tergolong rawan pergeseran tanah kategori menengah hingga tinggi, empat Kecamatan kategori menengah dan dua kecamatan termasuk kategori tinggi berpotensi pergerakan tanah, yakni Kecamatan Salawu dan Puspahiang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Ria Supriatna menuturkan kondisi kerawanan bencana pergeseran tanah yang mencakup seluruh wilayah kecamatan merupakan hasil dari pengamatan dan penelitian dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.

“Kita sudah berkordinasi dengan Badan Geologi. Wilayah yang mempunyai kerawanan tinggi itu Salawu dan Puspahiang,” kata Ria.

Berbekal data tersebut, kata Ria, BPBD sudah meakukan kajian mendalam. Hasilnya ada wilayah yang sangat rawan dan tidak layak untuk ditempati atau mendirikan tempat tinggal.

“Kita sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang menghuni wilayah dengan kerawanan cukup tinggi,” kata Ria.

Baca juga:

BPBD belum bisa memfasilitasi warga untuk relokasi. Meskipun berdasarkan penelitian dan pengamatan wilayah tersebut sangat rawan pergerakan tanah. Perlu persiapan yang matang, terkait dengan anggaran pemerintah daerah, kesiapan masyarakat dan aspek lain.

“Kami tidak bisa memaksa masyarakat untuk relokasi, karena berbagai aspek harus diperhitungkan. Tapi kami sudah mengimbau, jika terjadi retakan segera tutup kembali retakan itu dengan tanah. Kalau hujan mengguyur lebih dari tiga jam segera untuk meninggalkan pemukiman,” tambah Ria. (Imam Mudofar)***

Diskusikan di Facebook