oleh

50 Tahun Mowilex, Tanam 50.000 Pohon Kembalikan Udara Bersih Bebas Polutan

KAPOL.ID – PT Mowilex Indonesia (Mowilex) bersama Yayasan Nurani Dunia melakukan penanaman 500 pohon Tabebuya di lokasi Kampung Ilmu lingkungan SMK Negeri Tegal Waru, Desa Cisarua, Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta.

Penanaman 500 pohon Tabebuya oleh Mowilex merupakan langkah awal dari total komitmen Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Yayasan Nurani Dunia berjumlah 50.000 pohon dari berbagai jenis disesuaikan dengan kebutuhan lahannya.

Penanaman 500 pohon di Kampung Ilmu, Purwakarta merupakan komplek pendidikan modern pertama binaan Imam B. Prasojo oleh Mowilex sebagai bentuk keseriusan dalam menjalankan misi perusahaan manufaktur pertama dan satu-satunya produsen cat di Indonesia yang memiliki sertifikasi netral carbon. Mowilex merasa dengan kegiatan menanam pohon merupakan cara terbaik untuk menangkap polutan udara, seperti partikel atau emisi gas beracun serta pohon juga dapat mengatur aliran air hujan dan menstabilkan tanah melalui penyimpanan air dan menyaring air tersebut secara alami.

“Melalui penanaman pohon yang kami lakukan bersama dengan Yayasan Nurani Dunia, memiliki tujuan yang sama, yaitu bahwa pohon dapat menangkap karbon yang efektif,” kata Niko Safavi, CEO Mowilex, Kamis (6/2/2020).

Dengan menanam kembali pohon atau Reboisasi, lanjut Niko, menjadi salah satu metode penangkapan karbon yang paling berkelanjutan dan efisien. Kami juga sedang mempersiapkan kepersertaan masyarakat secara daring agar khalayak dapat berpartisipasi menjadi “orang tua asuh” bagi pohon-pohon yang akan kami tanam selanjutnya.

Seremonial secara simbolis serah terima dan penanaman Pohon Tabebuya dilakukan secara bersama oleh jajaran manajemen Mowilex, perwakilan Yayasan Nurani Dunia, perwakilan dari guru dan siswa-siswi SMK Tegal Waru, perwakilan dari PTPN (Perkebunan Nusantara) dan tokoh masyarakat setempat.

Imam B. Prasojo, Ketua Umum Yayasan Nurani Dunia mengatakan,” Penanaman pohon dilingkungan SMK Negeri Tegal Waru ini tidak hanya berfungsi meredam kenaikan emisi gas rumah kaca yang menjadi penyebab utama pemanasan global dan perubahan iklim yang menyebabkan cuaca ekstrim, tetapi juga akan memperindah lingkungan sekolah. Dapat dibayangkan, keindahan akan tercipta karena pohon-pohon yang ditanam adalah Pohon Tabebuya yang berbunga neraneka warna”.

Kegiatan yang didukung oleh Mowilex, tambah Imam, adalah bukti nyata dari komitmen perusahaan yang tengah menerapkan program “Carbon Neutral” yaitu upaya menyeimbangkan kembali emisi karbon yang telah dihasilkan sebuah perusahaan dengan membiayai upaya-upaya Carbon Reducing seperti kegiatan menanam pohon ini.

Selain mendukung penanaman Pohon Tabebuya pada area Kampung Ilmu, Purwakarta, Mowilex juga menyediakan cat untuk mendukung pembangunan Sekolah SMK Negeri Tegal Waru dan Kampung Ilmu. Imam mengapresiasi atas formula cat Mowilex yang terdeteksi 0 % timbal, tanpa bahan metal berbahaya dan mengandung minim Volatile Organic Compound (VOC), sehingga aman bagi kesehatan serta ramah lingkungan dimana dapat menunjang proses belajar dan mengajar serta kegiatan lain di Kampung Ilmu dengan nyaman.

Sebagai penyempurna komitmen perusahan cat yang ramah lingkungan, Mowilex pada Tanggal 30 Januari 2020 yang lalu, telah mendapatkan sertifikat Green Label Indonesia dengan predikat GOLD dan rating skor tertinggi dari perusaan sejenis dalam sertifikasi Green Label Indonesia.

“Keseriusan dalam membuat produk cat yang man bagi kesehatan serta lingkungan, merupakan hal yang seharusnya menjadi DNA setiap perusahaan. Atas usaha dan komitmen Mowilex, saya sangat mengapresiasi langkah Mowilex,” kata Imam B. Prasojo. (TFH)

Komentar