KAPOL.ID
Langkah PDIP Kota Tasikmalaya tidak dahulu berkoalisi tak menyurutkan minat bakal calon untuk mendaftar.
Sejumlah nama mulai berangsur mengembalikan formulir pendaftaran penjaringan bakal calon wali dan wakil wali Kota Tasikmalaya.
Beberapa nama yang beredar seperti Muslim, Demi Hamzah, Abdul Kholik dan Ivan Dicksan, Yanto Oce sudah masuk ke tim penjaringan.
Bahkan nama Dicky Chandra yang pernah manggung di Pilkada 2017 juga ikut muncul.
Per Sabtu (20/4/2024) pukul 13.00 WIB, baru dua nama yang mengembalikan formulir. Yakni Muslim dan Abdil Kholik, sisanya baru mengambil formulir.
“Masih ada waktu hari ini untuk penerimaan pengembalian formulir,” ucap Ketua Tim Penjaringan Calon PDIP Kota Tasikmalaya, Dodo Rosada.
Sementara itu, Muslim yang juga Ketua DPC PDIP Kota Tasikmalaya mengatakan ada beberapa pintu penerimaan penjaringan calon. Baik melalui DPC Kota Tasikmalaya, DPD tingkat Jawa Barat maupun DPP.
“Mau DPC boleh, DPD boleh, DPP juga boleh. Siapapun yang mendapatkan SK nanti, itu keputusan DPP,” ucapnya.
Ia juga berusaha mendapatkan penilaian terbaik dari mulai survei popularitas dan elektabilitas, hingga indikator lainnya.
“Kan banyak indikator, selain survei juga ada masukan dari tokoh masyarakat dan masyarakat sendiri. Semuanya tergantung masing-masing calon,” ujarnya.
Demi Hamzah mengakui akan segera mengembalikan formulir pendaftaran.
Politisi PDIP Kabupaten Tasikmalaya ini punya harapan sinergi dan elaborasi untuk Kota Tasikmalaya kedepan.
“Saya mengambil formulir hari ini, dan segera akan dikembalikan. Tentu secara pribadi akan berjuang untuk partai kita, tentu yang paling penting masyarakat.”
“Harus bersinergi dengan Kabupaten Tasikmalaya, elaborasi dan ada keterkaitan khusus secara histori. Sosiloigis, ekonomi dan budaya masih satu rumpun,” kata Demi.
Sementara itu, Abdul Kholik mengatakan kedatangannya merupakan salah satu partai yang sudah dikunjungi sekaligus mengembalikan formulir.
“Saya hargai lebih awal ke sini. Rencananya saya juga akan ke PPP, PKS, PKB. Yang penting saya daftar, ikuti prosedur.”
“Komunikasi dengan berbagai DPP sudah. Langkah ini untuk mengikuti mekanisme dan kriteria partai masing-masing,” ucapnya. ***












