KAPOL.ID – Dalam dinamika birokrasi, ada pameo yang mengatakan bahwa hasil tidak akan pernah mengkhianati proses.
Kalimat ini nampaknya menjadi napas utama dalam perjalanan karier H. Ayuh Hidayat, S.IP. Sosok birokrat yang dikenal “ngakar” di masyarakat ini baru saja menapakkan kakinya di puncak eselon II sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopukmpp) Kabupaten Sumedang.
Meniti Tangga dari Titik Nol
Perjalanan Ayuh bukanlah lompatan instan. Bermula pada awal 1990-an (Maret 1990), ia mengawali pengabdiannya sebagai PNS benar-benar dari posisi bawah. Tanpa privilese, ia membangun fondasi kariernya melalui kedisiplinan dan loyalitas.
Titik balik yang menggembleng mental
kepemimpinannya terjadi saat ia dipercaya menjadi Ajudan Bupati Sumedang, Don Murdono (2004-2009). Di posisi inilah Ayuh belajar langsung mengenai ritme kebijakan publik dan seni mengelola pemerintahan dari jarak yang sangat dekat sebuah “kawah candradimuka” yang membentuk karakter taktisnya.
Rekam Jejak Teritorial dan Teknis
Pasca tugas sebagai ajudan, Ayuh kembali ke jalur struktural secara berjenjang. Ia tidak asing dengan urusan teknis maupun lapangan. Beberapa pos penting yang pernah ia singgahi antara lain:
Menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan Pertamanan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH).Ayuh adalah sosok yang matang di teritorial. Ia mengawali jabatan struktural sebagai Sekmat Conggeang, lalu naik menjadi Camat Ganeas, hingga akhirnya menakhodai Kecamatan Sumedang Utara.
Testimoni Kolega:
Sosok yang “Tuntas”
Di mata rekan sejawat, kenaikan jabatan Ayuh dipandang sebagai hal yang wajar mengingat rekam jejaknya.
Salah seorang kolega sesama Camat menuturkan, “Pak Ayuh itu tipikal pemimpin yang tuntas di lapangan. Beliau tidak hanya memberi instruksi dari balik meja, tapi mau turun langsung ke pasar atau ke desa-desa untuk memastikan program berjalan.”
Visi di Diskopukmpp: Digitalisasi dan Penguatan UMKM
Tepat pada 6 Maret 2026, “pendakian” panjang tersebut membuahkan hasil. Melalui proses seleksi terbuka (open bidding) yang ketat, ia resmi dilantik sebagai Kepala Diskopukmpp.
Target besar kini menanti di depan mata. Ayuh dikabarkan akan memprioritaskan digitalisasi pemasaran bagi UMKM Sumedang serta penguatan koperasi agar lebih modern dan berdaya saing global.
Ia ingin produk lokal Sumedang tidak hanya jago kandang, tapi mampu menembus pasar nasional dengan standarisasi yang lebih baik.
Pok Pek Prak
Dengan filosofi Sunda “Cikaracak ninggang batu, laun-laun jadi legok” (kerja keras yang konsisten pasti membuahkan hasil), Ayuh membuktikan bahwa seorang abdi negara dari titik nol bisa sampai ke puncak tertinggi selama ia memegang teguh prinsip “Pok Pek Prak” bekerja secara nyata, bukan sekadar kata-kata.
Kini, tantangan besar menanti di sektor ekonomi kerakyatan. Namun, bagi publik Sumedang, kehadiran Ayuh Hidayat membawa harapan baru bahwa kebijakan ekonomi ke depan akan lebih membumi dan menyentuh langsung denyut nadi para pelaku usaha di lapangan. (Teguh)***












