KAPOL.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Garut kembali memicu bencana. Kali ini, luapan saluran irigasi merendam permukiman warga di Kampung Campaka, Kelurahan Lebakjaya, Kecamatan Karangpawitan, Minggu (19/4/2026) dini hari
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H., membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, air mulai meluap dari irigasi sekitar pukul 01.00 WIB dan masuk ke rumah-rumah warga dengan ketinggian mencapai 30 sentimeter.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Karangpawitan, AKP Nurdin Jaelani, bergerak cepat memerintahkan jajaran piket untuk terjun langsung ke lokasi kejadian.
”Anggota langsung kami terjunkan ke TKP untuk memastikan kondisi warga dan melakukan pengamanan di lokasi terdampak,” ujar AKP Nurdin.
Tak sekadar memantau, pihak Polsek Karangpawitan juga langsung berkoordinasi dengan unsur Forkopimcam untuk melakukan langkah darurat.
Pantauan di lapangan, petugas melakukan penyedotan air dan pengerahan alat berat guna membersihkan material yang menyumbat saluran irigasi agar genangan segera surut.
Kapolsek memastikan bahwa dalam musibah ini tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materiil akibat genangan air yang masuk ke dalam rumah warga masih dalam pendataan.
Terkait kejadian ini, AKP Nurdin Jaelani menitipkan pesan penting bagi warga, terutama yang tinggal di daerah rawan banjir.
Jangan Buang Sampah Sembarangan: Terutama ke selokan atau saluran irigasi yang menjadi pemicu utama penyumbatan.
Waspada Hujan Susulan: Mengingat intensitas hujan masih tinggi, warga diminta tetap siaga.
Lapor Cepat: Segera hubungi petugas jika terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing.
”Kehadiran kami di lapangan adalah komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi bencana seperti ini, agar penanganan bisa dilakukan secara cepat dan tepat,” pungkasnya. (Am)





