KANAL

Memperkuat Ekosistem MBG, Agata Gelar Leadership Training dan Standardisasi HACCP

×

Memperkuat Ekosistem MBG, Agata Gelar Leadership Training dan Standardisasi HACCP

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Agata, selaku operator dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas dan profesionalisme layanan.

Langkah ini diwujudkan melalui agenda Leadership & Operational Excellence Training yang diselenggarakan pada Minggu (10/05/2026) di Hotel Hemangini, Bandung.

​Kegiatan strategis ini melibatkan perwakilan relawan serta pemimpin operasional dari lima unit dapur MBG di bawah naungan ekosistem Agata. Pelatihan ini difokuskan pada penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta standardisasi sistem operasional demi menjamin keberlanjutan program yang aman dan profesional.

​Transformasi Berbasis Sistem

​Founder Agata, dr. Harnandito, menegaskan bahwa pengelolaan dapur MBG skala besar menuntut kedisiplinan sistem operasional yang mampu berkembang (scalable). Menurutnya, niat baik saja tidak cukup tanpa dibarengi dengan manajemen yang terukur.

​”Program MBG adalah amanah besar yang memerlukan keseriusan dalam tata kelola. Peningkatan kualitas dapur tidak hanya bertumpu pada proses memasak, tetapi harus dibangun di atas fondasi sistem, pelatihan berkelanjutan, serta standardisasi kualitas SDM,” ujar dr. Harnandito.

​Penguatan HACCP dan Keamanan Pangan

​Pelatihan dibagi ke dalam empat sesi komprehensif. Pada sesi awal, peserta diberikan pembekalan mendalam mengenai alur operasional end-to-end, kejelasan peran (role clarity), serta prinsip-prinsip HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points). Materi ini mencakup aspek keamanan pangan (food safety) dan kebersihan (hygiene) yang dipandu langsung oleh pakar internal Agata di bidang logistik, quality control, dan operasional dapur.

​Agenda kemudian dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) untuk memetakan tantangan faktual di lapangan, mulai dari manajemen distribusi, pencucian wadah (ompreng), hingga konsistensi kontrol kualitas bahan baku. Sebagai penutup, simulasi kasus dan management game dilakukan guna mengasah kemampuan pengambilan keputusan cepat dan kepemimpinan dalam situasi kritis.

​Kolaborasi Strategis Nasional

​Acara ini turut dihadiri oleh dua mitra strategis, yakni Leuit Group dan BSI (British Standards Institution). Leuit Group berperan dalam memperkuat ekosistem rantai pasok bahan baku secara nasional, sementara BSI hadir memberikan perspektif mengenai pentingnya audit dan asesmen HACCP berstandar internasional bagi dapur MBG guna membangun kepercayaan publik.

​Perwakilan Leuit Group, Felly, mengapresiasi langkah proaktif Agata. “Kami melihat Agata sebagai entitas profesional yang serius dalam membangun keberlanjutan ekosistem MBG. Inisiatif pelatihan kepemimpinan dan implementasi HACCP ini adalah langkah krusial untuk menaikkan level kualitas program ini,” ungkapnya.

​Menuju Ecosystem Builder

​Melalui integrasi supply chain, pengembangan sistem digital, dan penguatan standar HACCP, Agata memposisikan diri bukan sekadar sebagai operator, melainkan sebagai ecosystem builder bagi program MBG di Indonesia.

​Agata juga menyatakan keterbukaan untuk berkolaborasi dengan pengelola dapur MBG di berbagai wilayah yang memiliki visi serupa dalam meningkatkan kualitas operasional dan standardisasi SDM demi dampak jangka panjang bagi bangsa.