HUKUM

Catut Nama Wakil Kepala BGN, Komplotan Penipu ‘Titik Koordinat’ Dapur Makan Bergizi Gratis Diringkus Polda Jabar

×

Catut Nama Wakil Kepala BGN, Komplotan Penipu ‘Titik Koordinat’ Dapur Makan Bergizi Gratis Diringkus Polda Jabar

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, Kapol.id – Polda Jawa Barat membongkar praktik penipuan licin yang menyasar program strategis nasional. Kali ini, para pelaku nekat mencatut nama Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya, demi mengeruk keuntungan miliaran rupiah dari modus pengajuan lokasi dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

​Direskrimum Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Ade Sapari, mengungkapkan bahwa polisi bergerak setelah menerima laporan dari korban di Kota Banjar dan Cicendo, Kota Bandung. Dalam menjalankan aksinya, tersangka utama berinisial YRN menjanjikan para korban dapat membuka “portal koordinat” Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di lokasi yang mereka inginkan.

Modus Jual Beli Titik Koordinat Palsu

Ade menjelaskan bahwa para pelaku mematok harga fantastis untuk setiap titik koordinat yang mereka tawarkan.

“Tersangka meminta uang mahar senilai Rp75 juta hingga Rp150 juta per titik koordinat. Untuk meyakinkan korban, mereka menyerahkan ID palsu yang seolah-olah menunjukkan bahwa BGN telah menyetujui titik tersebut,” ujar Ade di Mapolda Jabar, Selasa (19/5/2026).

Lebih lanjut, tersangka YRN menggunakan taktik manipulatif dengan mengaku sebagai rekan dekat Wakil Kepala BGN. Bahkan, ia memperkenalkan tersangka lain berinisial OSP alias OK yang mengklaim sebagai keponakan dari Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya.

Kerugian Mencapai Miliaran Rupiah

Tipu muslihat ini mulai terendus saat para korban menyadari bahwa ID SPPG yang mereka beli tidak dapat diakses pada akhir Desember 2025. Alih-alih mendapatkan proyek, para korban justru menelan kerugian total hingga hampir Rp2 miliar.

Berdasarkan hasil penyidikan, kepolisian menetapkan empat orang sebagai tersangka, yaitu:

YRN (Yon Ramdan Nuryamin), AY (Anwar Yusuf), AN (Ali Nugraha), OSP (Okky Septian Pradana)

“Kami telah memeriksa 9 saksi dan menyita barang bukti berupa tangkapan layar percakapan WhatsApp serta bukti transfer perbankan,” tambah Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochman.

BGN: Pengajuan Dapur MBG Gratis dan Online

Menanggapi namanya yang dicatut, Wakil Kepala BGN Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya menegaskan bahwa institusinya tidak pernah memperjualbelikan titik koordinat dapur MBG. Ia menegaskan bahwa sistem penentuan lokasi berlangsung secara transparan melalui verifikasi sistematis.

“Saya adalah korban pencatutan nama. Masyarakat perlu tahu bahwa pengajuan permohonan dapur MBG dapat dilakukan secara online dan sama sekali tidak dipungut biaya,” tegas Sony.

Sony juga mengapresiasi langkah cepat Polda Jabar dalam mengungkap kasus ini sebelum jatuh lebih banyak korban. Kini, keempat tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi atas dugaan penipuan dan pencatutan nama pejabat negara.***