JAKARTA, KAPOL.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh mitra dan masyarakat terkait maraknya indikasi aksi penipuan yang mencatut nama lembaga tersebut.
Modus penipuan ini menyasar pihak-pihak yang berminat dalam pembukaan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Dalam pernyataan resminya melalui kanal media sosial, Wakil ketua BGN, Sony Sonjaya, meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap oknum-oknum yang menjanjikan kemudahan lisensi pembukaan titik SPPG dengan meminta imbalan finansial.
Berdasarkan laporan yang diterima, para pelaku penipuan diduga meyakinkan korbannya dengan menawarkan jasa pembukaan titik SPPG namun disertai tuntutan biaya yang fantastis.
“Kami mengimbau seluruh mitra Badan Gizi Nasional untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya indikasi penipuan yang menawarkan pembukaan titik SPPG dengan nominal biaya hingga Rp100 juta,” Ujar Soni dalam keterangan videonya.
Menanggapi isu tersebut, pihak BGN memberikan klarifikasi tegas guna memutus rantai informasi palsu yang beredar. Terdapat dua poin utama yang ditekankan oleh pemerintah:
Nol Rupiah: Pembukaan titik SPPG sama sekali tidak dipungut biaya atau bersifat gratis bagi mitra yang memenuhi kualifikasi.
Satu Pintu: Seluruh tahapan proses dilakukan secara transparan melalui prosedur resmi yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional tanpa perantara pihak ketiga.
Pihak berwenang meminta masyarakat untuk tidak mudah tergiur oleh tawaran yang menjanjikan jalan pintas dengan membayar sejumlah uang. Masyarakat diharapkan selalu melakukan verifikasi ulang melalui kanal komunikasi resmi atau kantor perwakilan Badan Gizi Nasional setempat.
Langkah tegas ini diambil guna menjaga integritas program pemenuhan gizi nasional serta melindungi para mitra dari kerugian materiil akibat tindakan kriminal oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.***











