KABAR PRIANGAN ONLINE – Dugaan kasus penyelewengan dana bantuan sosial kembali memicu keresahan warga.
Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Cilengkrang, Kabupaten Bandung dilaporkan tidak menerima haknya, meskipun dana bantuan tersebut diketahui telah cair.
Menurut informasi yang dihimpun, modus dugaan penggelapan ini dilakukan dengan cara mencairkan dana PKH milik beberapa warga.
Namun uang tunai hasil pencairan tersebut tidak diserahkan kepada para penerima yang sah. Kasus ini diduga kuat melibatkan oknum ketua kelompok PKH setempat.
Dibenarkan salah seorang warga setempat yang enggan dikutip identitasnya.
Berdasarkan keterangan warga, terduga pelaku yang bertanggung jawab atas pengelolaan bantuan tersebut diidentifikasi berinisial M yang berdomisili di Kampung Ciwaru, RT 01/RW 04, Desa/Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung.
Merespons kejadian yang terus berulang ini, warga mendesak tokoh masyarakat atau pihak terkait untuk segera berkoordinasi dengan pihak berwajib, khususnya Bhabinkamtibmas Polri, agar mengawal dan mengusut tuntas kasus ini secara hukum.
Warga di sana secara tegas menolak jika kasus pemotongan atau penggelapan hak masyarakat miskin ini diselesaikan melalui jalur kekeluargaan atau sekadar mediasi damai.
Karena, menurut warga, masih ada pemanfaat yang masih merasa dirugikan dan sampai sekarang menilai realisasinya tak sesuai aturan.
“Kami minta aparat hukum mengawal kasus ini dengan benar. Jangan hanya selesai dengan bahasa ‘kekeluargaan’, karena itu tidak akan memberikan efek jera kepada pelaku,” ujar salah satu perwakilan warga yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diturunkan, warga berharap pihak kepolisian dan dinas sosial terkait segera turun tangan melakukan investigasi mendalam di wilayah Desa Cilengkrang guna memastikan hak-hak penerima manfaat tidak lagi disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Dikonfirmasi, M yang diketahui Ketua Kelompok PKH membantah tudingan tersebut.
“Ga ada udah benar semuanya udah nerima, cuma kemarin kan pencairanya ga serentak jadi telat gitu, tapi sekarang mah udah beres,” ujar M.
Dihubungi, Bhabinkamtibmas Desa Cilengkrang Aiptu Ahmad Muhtar belum merespons konfirmasi awak media. ***












