OLAHRAGA

Hadiah Juara Piala Presiden 2026 Tembus Rp6 Miliar, Maruarar Sirait: 100% Dana Swasta Tanpa APBN

×

Hadiah Juara Piala Presiden 2026 Tembus Rp6 Miliar, Maruarar Sirait: 100% Dana Swasta Tanpa APBN

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE — Perhelatan turnamen pramusim bergengsi Piala Presiden 2026 kembali menegaskan komitmennya terhadap tata kelola olahraga yang mandiri, transparan, dan berdampak sosial tinggi.

Di bawah kepemimpinan Ketua Steering Committee (SC) Maruarar Sirait, turnamen edisi kali ini hadir dengan gebrakan baru: kenaikan total hadiah bagi sang juara hingga mencapai Rp6 miliar, tanpa menyentuh satu rupiah pun dana negara.

Sosok yang akrab disapa Bang Ara ini dikenal sebagai politisi senior dan tokoh publik yang konsisten mengawal akuntabilitas di dunia sepak bola nasional. Rekam jejaknya sebagai ketua pengarah di beberapa edisi Piala Presiden sebelumnya membentuk reputasi turnamen ini sebagai ajang yang profesional dan dipercaya oleh berbagai pihak swasta.

Dalam keterangannya, Maruarar Sirait menegaskan bahwa seluruh operasional dan hadiah turnamen murni bersumber dari sponsorship pihak swasta. Tidak ada penggunaan anggaran dari APBN maupun BUMN.

“Piala Presiden 2026 sepenuhnya menggunakan dana swasta. Ini adalah bentuk kepercayaan dunia usaha terhadap industri sepak bola tanah air yang bersih dan transparan,” tegas Maruarar.

Hingga saat ini, panitia telah mengantongi dana sponsor sebesar Rp60 miliar. Dukungan tersebut mengalir dari konglomerasi ternama, di antaranya:

Triputra Group, Astra International, Barito Group, Adaro, Emtek dan Berau Coal.

Untuk menjaga akuntabilitas, seluruh alur keuangan turnamen akan diaudit langsung oleh firma audit independen internasional kelas dunia, PricewaterhouseCoopers (PwC).

Tidak hanya fokus pada persaingan di dalam lapangan, Piala Presiden 2026 juga menjadi panggung pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Panitia menyediakan fasilitas tempat dan tenda sepenuhnya gratis tanpa biaya sewa bagi para pedagang yang telah lolos proses kurasi.

Penataan UMKM ini tersebar di dua kota penyelenggara utama:

Bandung 50 UMKM Tenda & lapak gratis. Surabaya 50 UMKM Tenda & lapak gratis

Skema penataan ini dirancang untuk mendongkrak omzet pedagang lokal serta menggerakkan roda ekonomi kerakyatan di sekitar stadion selama turnamen berlangsung.***