KABAR PRIANGAN ONLINE — Penyediaan trotoar yang aman dan representatif menjadi perhatian serius Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat guna mendukung keselamatan serta aktivitas pejalan kaki di wilayah Kabupaten Sumedang dan sekitarnya.
Langkah ini selaras dengan program pola hidup sehat yang dicanangkan pemerintah daerah setempat.
“Pak Bupati menyampaikan instruksi agar instansi rutin berolahraga, minimal berjalan 20.000 langkah per pekan. Tentu spirit ini harus diimbangi penyediaan trotoar yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Kepala BPJN Jabar-DKI, Ibnu Kurniawan, usai menghadiri kegiatan pengecatan trotoar di Kawasan Perkotaan Jatinangor (KPJ), Jumat (7/8/2026).
Meski sarana pejalan kaki terus diperhatikan, Ibnu menegaskan bahwa fokus utama BPJN saat ini adalah peningkatan mutu struktur perkerasan jalan nasional. Berdasarkan analisis data kecelakaan lalu lintas, kelaikan permukaan jalan menjadi variabel paling krusial untuk menekan angka kecelakaan berkendara.
Terkait usulan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengenai pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di sejumlah titik strategis jalan nasional, Ibnu memberikan klarifikasi mengenai pembagian kewenangan antarinstansi.
“JPO bukan kewenangan kami (PUPR/BPJN), melainkan berada di bawah domain Kementerian Perhubungan. Kami telah menyalurkan aspirasi titik-titik kebutuhan JPO tersebut kepada instansi berwenang, termasuk beberapa titik krusial di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung,” terangnya.
Di akhir keterangannya, Ibnu turut merespons sorotan publik terkait efektivitas pembangunan dan rehabilitasi Tembok Penahan Tanah (TPT) di kawasan Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang. Jalur vital tersebut terbilang krusial karena kerap diterjang bencana tanah longsor, terutama saat intensitas curah hujan tinggi.
Sebagai pejabat yang baru dilantik, Ibnu berkomitmen untuk meninjau langsung kondisi fisik TPT guna memastikan kualitas konstruksi serta mitigasi risiko bencana di lapangan.
“Terus terang saya baru bergabung. Saya belum banyak mengetahui detail persoalan itu. Nanti saya akan diajak Pak Bupati melihat langsung ke lokasi, dari situ saya akan pelajari kondisinya,” pungkas Ibnu .***












