KAPOL.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Nusantara (UNINUS) Posko 45 dan 46 menghadirkan program SIGAP DESA (Sistem Informasi Geografis Arah Pemukiman) di Desa Pamulihan, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang.
Program tersebut memanfaatkan teknologi digital untuk membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai lokasi dan arah pemukiman serta sejumlah titik penting di Desa Pamulihan.
Ketua KKN UNINUS Posko 45 dan 46, Asep Rifki Maulana Malik, mengatakan SIGAP DESA merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa untuk menghadirkan program yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan program yang tidak hanya selesai ketika KKN berakhir, tetapi memiliki manfaat yang bisa terus digunakan. SIGAP DESA kami hadirkan untuk membantu masyarakat dalam memperoleh informasi mengenai arah dan lokasi pemukiman dengan memanfaatkan teknologi digital,” ujar Asep Rifki.
Program tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Pamulihan. Kepala Desa Pamulihan Ujang Sulaeman, S.Pd.I., mengatakan kehadiran SIGAP DESA menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa KKN dan pemerintah desa dalam menyediakan informasi yang lebih mudah diakses masyarakat.
Menurut Ujang, inovasi berbasis teknologi yang dihadirkan mahasiswa dapat mendukung kebutuhan informasi masyarakat di tingkat desa.
Kepala Dusun Pamulihan, Asep Caca Mustofa, S.H.I., juga mengapresiasi program tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KKN UNINUS Posko 45 dan 46 yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan informasi wilayah desa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman KKN UNINUS yang sudah membuat program SIGAP DESA ini. Tentunya ini sangat membantu, terutama dalam memberikan informasi mengenai arah dan lokasi pemukiman kepada masyarakat maupun orang yang datang ke wilayah kami,” kata Asep Caca Mustofa.
Bagi mahasiswa KKN UNINUS Posko 45 dan 46, SIGAP DESA merupakan bagian dari upaya memanfaatkan teknologi untuk membantu kebutuhan masyarakat. Program tersebut juga menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat.
Melalui program SIGAP DESA, mahasiswa berharap informasi mengenai wilayah dan pemukiman Desa Pamulihan dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat maupun pendatang. Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan KKN UNINUS dengan tema “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Berdampak dan Keberlanjutan.”***












