BIROKRASI

Pemkot Tasik Dorong Zero New Stunting, Sasarannya Ibu Hamil KEK

×

Pemkot Tasik Dorong Zero New Stunting, Sasarannya Ibu Hamil KEK

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan (kanan) meninjau salah satu dapur MBG di wilayah Indihiang Kota Tasikmalaya, Selasa (1/9/2026).*

KAPOL.ID –
Pemerintah Kota Tasikmalaya melakukan upaya percepatan penurunan stunting. Salah satunya melalui program Tasik Gemas (Gerakan Masyarakat Sehat).

Per 1 September 2026 ada 200 ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) mendapat makanan tambahan di luar program makan bergizi gratis (MBG).

“Program ini melibatkan lintas instansi, mulai dari Dinkes, Dinas KB, satgas dan para pengelola dapur MBG. Jangan sampai ada stunting baru.”

“Kita intervensi ibu hamil KEK yang belum menerima PMT (pemberian makanan tambahan mendapatkan nutrisi yang baik,” kata Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan usai mengunjungi Dapur MBG di Indihiang, Selasa (1/9/2026).

Pihaknya akan terus mengevaluasi program ini setiap tiga bulan. Sehingga intervensi program Tasik Gemas akan terasa.

Serta memastikan program ini benar-benar dikonsumsi oleh penerima manfaat.

“Ini kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Kita jaga agar program MBG berjalan dengan baik, sekaligus Tasik Gemas berjalan dengan baik,” katanya.

Kepala Dinas PPKBP3A Kota Tasikmalaya, Nanang Suhara mengatakan, program kolaborasi ini melibatkan satgas MBG dengan Gapembi (gabungan pengusaha makanan bergizi) Kota Tasikmalaya.

Selain mendapat MBG, para ibu hamil KEK ini mendapat makanan tambahan sesuai domisili dapur.

“Ibu hamil KEK ini selain mendapat MBG, juga ada tambahan makanan lainnya dari Gapembi.”

“Sehingga mendapatkan nutrisi lebih dan diharapkan dapat mempercepat perbaikan kondisi dan mencegah stunting baru,” katanya.***