KANAL

Kwarda Jabar Gembleng 81 Kader Pramuka, Disiapkan Jadi Pemimpin Masa Depan

×

Kwarda Jabar Gembleng 81 Kader Pramuka, Disiapkan Jadi Pemimpin Masa Depan

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Barat menggembleng kader-kader muda melalui Kursus Pengelola Dewan Kerja Kwarda Jawa Barat Tahun 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi Pramuka Penegak dan Pandega agar memiliki kemampuan manajerial, kepemimpinan, serta profesionalisme untuk menghadapi tantangan masa depan.

Kursus yang digelar di Kwarda Jabar, Sabtu (24/10/2026), diikuti sekitar 81 peserta dari 27 Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Jawa Barat. Mereka merupakan perwakilan Dewan Kerja Cabang dan kader Dewan Kerja Ranting yang dipersiapkan menjadi pemimpin di berbagai bidang.

Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kelembagaan Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Barat, Baim Setiawan, mengatakan pembinaan tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan pemimpin muda yang berkualitas.

Menurut Baim, kader Pramuka berusia 16 hingga 25 tahun harus dibekali kemampuan kepemimpinan dan manajerial sejak dini. Dengan begitu, mereka memiliki kesiapan ketika kelak terjun ke dunia pemerintahan, politik, usaha, maupun bidang profesional lainnya.

“Pemimpin itu harus disiapkan. Kami mempersiapkan generasi muda Pramuka Penegak dan Pandega agar ke depan menjadi pemimpin-pemimpin yang baik,” ujar Baim.

Ia menegaskan, keaktifan dalam Pramuka harus memberikan manfaat, setidaknya bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar. Karena itu, kader Pramuka tidak cukup hanya mengikuti kegiatan organisasi, tetapi juga harus mampu menunjukkan kualitas dan keteladanan.

“Mau menjadi politisi, birokrat, atau pengusaha, kader Pramuka harus memberikan contoh terbaik. Harus berkualitas, jangan menjadi percobaan,” tegasnya

Baim menambahkan, proses pembinaan harus dilakukan secara terencana agar kader Pramuka memiliki kompetensi yang sesuai dengan bidang yang kelak dipilihnya.

Menurut dia, generasi muda perlu dipersiapkan melalui proses pendidikan dan pengaderan yang terarah, bukan sekadar mengandalkan pengalaman ketika sudah memasuki dunia kerja atau jabatan publik.

“Harus betul-betul disiapkan, diciptakan, dan didesain agar kader Pramuka menjadi profesional dan memberikan yang terbaik,” katanya.

Melalui kursus tersebut, Kwarda Jabar berharap para peserta mampu mengembangkan kapasitas organisasi sekaligus menjadi bagian dari lahirnya kader bangsa yang profesional, berintegritas, dan berkualitas.

“Dengan keterlibatan 27 Kwarcab, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat proses pengaderan Pramuka di seluruh Jawa Barat, sehingga regenerasi kepemimpinan dapat berjalan secara berkelanjutan.”pungkasnya. (AM)