OPINI

Pentingnya Kesadaran Melindungi Data Pribadi pada Era Digital

×

Pentingnya Kesadaran Melindungi Data Pribadi pada Era Digital

Sebarkan artikel ini

Pascapandemi Covid-19 menjadi masalah kesehatan serius dunia, kehidupan seketika berubah. Masyarakat dituntut untuk mengalihkan seluruh aktivitas sehari-harinya ke dalam jaringan (online) dari yang biasanya luar jaringan (offline). Pemerintah pun menghimbau untuk bekerja, belajar,dan beribadah dari rumah, guna memutus mata rantai virus. Terlepas dari kontradiktifnya himbauan tersebut, mau tidak mau kehidupan masyarakat menjadi serba online. Beruntungnya, pada era digital saat ini, berbagai inovasi kemudahan telah banyak ditemukan, salah satunya dengan adanya jual beli secara digital (e-commerce).

Berbelanja ataupun bertransaksi secara online, kiranya sudah menjadi hal lumrah bagi masyarakat digital sebagai bentuk kemudahan. Hanya tinggal memilah dan memilih barang yang diinginkan, transfer, lalu menunggu barang sampai di rumah. Akan tetapi, yang masih seringkali abai diperhatikan, masyarakat terlalu terlena dengan kehidupan online hingga lupa data pribadi yang mungkin tadi digunakan dalam bertransaksi atau yang di unggah di media sosialnya. Terlihat sepele, namun ternyata memiliki dampak yang luar biasa.

Secara umum, data pribadi yaitu segala sesuatu yang berhubungan dengan keterkaitan seseorang melalui sejumlah identifikasi seperti nomor ID KTP, paspor, NIM, KTP, dan KK. Sekilas, memasukkan nomor ID KTP, NIM, dan lainnya, merupakan hal wajar yang sering kita jumpai dalam membuat akun belanja atau akun akun lainnya. Namun ternyata, jika kita tidak cermat dan teliti, dapat menimbulkan malapetaka.

Memang, tidak dapat dipungkiri, sebagai makhluk sosial yang ditunjang dengan adanya berbagai platform media sosial, upaya untuk menunjukkan eksistensi diri menjadi semakin digemari dan memiliki wadah. Gemar menunjukkan lokasi liburan, memposting tiket pesawat, hotel, hingga tumbuh kembang anak. Disadari ataupun tidak, data pribadi kita yang tersebar luas di berbagai akun, bisa saja digunakan oleh orang lain untuk mencari informasi-informasi pribadi yang digunakan oleh stalker atau hacker untuk mengikuti, mengancam kehidupan kita, hingga mencuri uang yang ada di no rekening.

Beberapa hal sederhana yang perlu diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari di antaranya sebelum membuang kertas-kertas yang berisi data pribadi seperti surat dari bank, tagihan kredit, dll, hancurkan atau sobek-sobek terlebih dahulu. Terkadang informasi-informasi tersebut bisa muncul di tempat-tempat tidak terduga; lindungi akun-akun online dengan password yang kompleks meliputi hurufbesar-kecil, angka,dan karakter  khusus; jangan menggunakan password yang sama pada lebih dari satu akun.

Jika memungkinkan, secararutin, update password tersebut; berhati-hati saat memberikan data pribadike orang lain atau platform/institusi; berhati-hati saat melakukan transaksi keuangan pada jaringan wi-fi publik; ikuti berita dan informasi terbaru terkait data breach sehingga ketika terdapat suatu informasi terkait data breach, kita bisamengetahui data apa saja yang sudah kitaberikan pada platform tersebut;  gunakan two-factor authentications untuk log in ke dalam akun-akun digital; berhati-hati dalam menge-klik suatu link atau membuka attachment pada surel. Hati-hati dengan bahaya phishing; dan berhati-hati saat mengunduh suatu software atau aplikasi yang belum terpercaya/terverifikasi.

Belajar dari kasus data pribadi yang sedang terjadi saat ini, data pribadi pada era digital menjadi satu hal dasar yang amat sangat penting. Dengan kesadaran diri berawal dari hal-hal sederhana di atas, setidaknya meminimalisasi data pribadi kita agar tidak tersebar luas dan tidak disalahgunakan oleh orang lain.