Ali Rasyid, Impor Beras Rugikan Petani

  • Bagikan
Anggota DPRD Jawa Barat, Ali Rasyid saat bersilaturahmi dengan para petani Kecamatan Pancatengah di Desa Mekarsari. Ali Rasyid meminta Presiden mengnetikan rencana impor beras karena akan merugikan para petani. ***

KAPOL. ID- Rencana pemerintah untuk mengimpor satu juta ton beras membuat resah para petani padi termasuk petani yang ada di Kabupaten Tasikmalaya. Pasalnya saat ini petani sedang mengalami panen raya.

Anggota DPRD Jawa Barat, Ali Rasyid mengaku banyak menerima keluhan dari para petani ketika berkeliling silaturahmi di daerah. Para petani mendesak agar rencana impor beras tersebut dibatalkan.

Hal itu berdampak besar bagi petani di daerah dan sangat merugikan para petani, termasuk petani padi di wilayah Priangan timur dan Tasikmalaya.

“Para petani saat ini stres dengan adanya rencana impor beras satu juta ton. Mereka meminta agar rencana itu dihentikan, ” kata Ali Rasyid.

Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra itu meminta agar pemerintah menghentikan rencana impor beras tersebut karena akan merugikan para petani. Apalagi saat ini sedang musim panen raya dan stok beras sangat aman.

“Sebaiknya pemerintah membeli beras dari petani lokal saja. Karena stok beras saat ini masih sangat aman. Kami sebagai wakil rakyat jelas menolak rencana tersebut dan meminta presiden menghentikan rencana impor beras tersebut,” Tegas Ali Rasyid.

Sementara itu pihak DPP Partai Gerindra secara resmi meminta pemerintah untuk menghentikan rencana impor beras satu juta ton karena kebijakan tersebut sangat merugikan petani.

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan Partai Gerindra secara tegas meminta agar pemerintah membatalkan rencana impor beras demi menyelamatkan petani lokal.

Kata Muzani, kebijakan impor beras disaat musim panen dan beras lokal melimpah jelas sangat merugikan para petani. Mestinya pemerintah membeli beras dari para petani agar petani Indonesia lebih sejahtera lagi. ***

  • Bagikan