Anggota PGRI Kab Tasik Terpilih Jadi Guru Inspiratif Tingkat Nasional

  • Bagikan
Anggota PGRI Kabupaten Tasikmalaya, Wahyu Kamal SPd terpilih sebagai Guru inspiratif ke 2 tingkat nasional pada peringatan hari Guru dan HUT PGRI ke 76 tahun 2021.Apresiasi Guru Inspiratif tahun 2021 itu diberikan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Perguruan Tinggi.***

KAPOL.ID- Di Hari ulang tahun PGRI yang ke 76 dan Hari Guru Nasional, PGRI Kabupaten Tasikmalaya ketiban berkah.

Betapa tidak salah satu anggota PGRI Kabupaten Tasikmalaya terpilih sebagai guru Inspiratif ke 2 tingkat Nasional.

Wahyu Kamal SPd berhasil menyisihkan ribuan guru dari berbagai wilayah di Indonesia untuk menjadi yang terbaik di tingkat nasional.

Apresiasi Guru Inspiratif tahun 2021 itu diberikan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Perguruan Tinggi.

Ketua PGRI Kabupaten Tasikmalaya, Akhmad Juhana sangat mengapresiasi capaian Guru di Kabupaten Tasikmalaya yang meraih Apresiasi Guru Inspiratif tahun 2021.

“Atas nama Pengurus PGRI dan seluruh
Warga PGRI Kab. Tasikmalaya, mengucapkan Terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada sdr. WAHYU KAMAL, SPd, atas prestasi yang diraihnya, sebagai GURU INSPIRSTIF KE 2 tingkat Nasional,” katanya.

Penghargaan tersebut kata dia sebagai wujud bahwa Guru di Kabupaten Tasikmalaya terus bergerak memberikan yang terbaik dalam mencerdaskan generasi bangsa meskipun dalam situasi pandemi COVID-19.

“Semoga menjadi penyemangat bagi warga guru di Kab. Tasikmalaya untuk berkreasi dalam membangkitkan kemajuan aspek lainnya di bidang pendidikan,” katanya.

Akhmad Juhana juga mengatakan banyak agenda kegiatan yang dilakukan dalam upaya pembinaan bagi Guru secara akademik melalui webinar dan lainnya.

“Silaturahmi  PGRI juga terus dilakukan. Guru tetap bergerak dan tidak menyerah dalam mendukung Indonesia maju, Jabar Bergerak da  Tasik Waluya,” katanya.

Dan guru penggerak itu kata Akhmad Juhana sudah menjadi motivasi Guru untuk terus bergerak dalam kondisi dan situasi apapun demi mencerdaskan kehidupan bangsa.

Situasi yang terjadi saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi para Guru bagaimana memberikan layanan pendidikan dalam situasi vandemi dan juga kemajuan teknologi.

Yang berat kata Akhmad Juhana bagaimana membangun aspek psikologis anak agar mau dan merasa betah kembali mengikuti pendidikan di sekolah. Setelah selama hampir dua tahun ini anak-anak mengikuti pendidikan secara daring.

” Penggunaan gajet dalam belajar juga berpengaruh terhadap perkembangan anak. Sekarang anak jadi ketergantungan pada hape dan ini akan berpengaruh pada minat belajar di sekolah. Tugas Guru di daerah itu membangun kembali semangat anak untuk giat belajar di kelas,” katanya.

Di momen ulang tahun ini Guru terus bergerak sebagaimana para pendahulunya yang bergerak memerdekakan bangsa dari penjajah. Di masa kini Guru terus bergerak memerdekakan bangsa dari kebodohan sehingga di masa depan bangsa ini menjadi bangsa yang besar.

“Alhamdulillah, terima kasih atas doa dan dukungan semuanya, Semoga menjadi berkah dan bisa lebih baik lagi dalam mengabdikan diri di masyarakat,” kata Wahyu Kamal.

Wahyu Kamal merupakan Guru di SD Negeri Cirangkong, Kecamatan Tanjungjaya dan ia aktif si PGRI Kecamatan Tanjungjaya.***

  • Bagikan