KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Sentra Wyata Guna Kota Bandung tampak lebih ramai dari biasanya, Rabu (20/5/2026). Ratusan siswa dan orang tua memadati area tersebut untuk menghadiri Pameran Pendidikan 2026 wilayah Jawa Barat.
Ajang tahunan ini menghadirkan berbagai expo pendidikan mulai dari jenjang SMP/MTs, SMA/SMK/MA, SLB, hingga perguruan tinggi. Kegiatan ini sengaja digelar sebagai wadah sosialisasi sekaligus pengenalan sekolah bagi calon peserta didik baru menjelang musim tahun ajaran baru.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Eka Rahman menceritakan, expo pendidikan tahun ini lahir dari gagasan Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah VII Jawa Barat, Asep Nidin. Demi menjangkau masyarakat lebih luas, pelaksanaannya pun sengaja dibagi ke dalam beberapa zona di wilayah Bandung Raya
“Konsep pelaksanaannya kita sebar di beberapa tempat, ada wilayah barat dan timur. Untuk wilayah timur alhamdulillah sudah rampung Senin dan Selasa kemarin. Sedangkan untuk wilayah barat, kita laksanakan Rabu dan Kamis ini di Cimahi,” ujar Eka Rahman di sela-sela kegiatan, Rabu (20/5/2026).
Menurut Eka, hadirnya pameran ini sangat krusial bagi para siswa, khususnya pelajar SMP yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Mereka diberikan ruang untuk mengenal lebih dalam sekolah tujuan sebelum masa pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) resmi dibuka.
“Ini semacam exposure (paparan) bagi para siswa SMP untuk mengenal calon sekolah yang akan mereka tuju di tahun ajaran baru nanti,” katanya.
Pantauan di lokasi, sedikitnya ada 70 stan yang berjejer rapi memenuhi area pameran. Stan-stan tersebut diisi oleh SMA, SMK, perguruan tinggi, SMP, hingga lembaga pendukung dan pihak sponsor. Rencananya, kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.
Lebih lanjut Eka menjelaskan, selain menjadi kompas bagi calon siswa, agenda ini juga menjadi momentum emas untuk memperkuat tali kolaborasi antarlembaga pendidikan di berbagai tingkatan.
“Kami harapkan ini menjadi wadah kolaborasi semua jenjang, baik SMP, SMA, SMK, baik di tingkat provinsi maupun kota. Kita ingin kolaborasi ini semakin kuat dan koordinasi ke depan semakin solid,” ucapnya
Di tempat yang sama, Eka juga menekankan pentingnya sosialisasi SPMB yang valid kepada masyarakat luas. Melalui expo ini, orang tua dan calon siswa bisa mendapatkan informasi langsung dari sumbernya, sehingga meminimalisir adanya kesimpangsiuran informasi.
“Harapannya masyarakat lebih paham ketika nanti mendaftarkan anaknya di SPMB. Mereka bisa menggali informasi sedalam mungkin di sini, jadi tahu persis sekolah mana yang dituju dan tidak hanya meraba-raba berdasarkan informasi katanya dari orang lain,” tegas Eka.
Perlu diketahui, expo pendidikan tahun 2026 ini merupakan gelaran tahun ketiga yang sukses diarsiteki oleh pihak panitia. Eka berharap, kesuksesan gelaran di Bandung Raya ini bisa menular dan diadopsi di zona-zona lain di wilayah Jawa Barat pada tahun-tahun mendatang.
“Ke depan kami berharap kegiatan ini bisa terus berputar dan menyisir zona-zona lain di Jawa Barat,” pungkasnya.
Bagi sekolah yang ingin berpartisipasi dalam ajang bergengsi ini, pihak panitia membuka pintu lebar-lebar dengan mekanisme pendaftaran yang cukup praktis, yakni hanya dengan mengisi formulir daring yang telah disebarkan sebelumnya. (Jm)











