KAPOL.ID – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali melakukan rotasi dan mutasi besar-besaran. Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, melantik 41 pejabat eselon II, III, dan IV pada Selasa (12/5/2026) di Pendopo Baru.
Pelantikan ini mencakup pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian jabatan. Termasuk di dalamnya untuk posisi-posisi strategis.
Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin mengaku mengambil langkah ini untuk memacu kinerja birokrasi agar lebih responsif dan melayani masyarakat. Sejumlah pejabat lama kini mengisi posisi baru yang strategis.
Rudi Sonjaya Saehuri resmi menjabat Kepala BKPSDM setelah sebelumnya memimpin Bappelitbangda. Rahayu Jamiat Abdullah mengisi kursi Kepala Bappelitbangda, menggantikan posisi sebelumnya sebagai Kadishubkominfo.
Iyan Sukmana kini memimpin Dishubkominfo setelah sebelumnya bertugas sebagai Staf Ahli Bupati. Heru Suharto menempati posisi Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, sebelumnya menjabat Kadis Kesehatan.
Setelah pelantikan, Cecep menegaskan bahwa langkah tersebut bukan formalitas. Penempatan pejabat berdasarkan aturan yang objektif, kompetensi, dan rekam jejak.
“Penempatan ini mudah-mudahan membawa perubahan lebih baik. Jadilah pemimpin yang responsif dan mendahulukan kepentingan masyarakat di atas segalanya,” tegas Cecep.
Adapun landasan pemindahan posisi sejumlah pejabat itu adalah hasil pemantauan yang langsung dilakukan oleh Bupati Tasikmalaya. Sehingga langkah rotasi sebagai upaya membangun birokrasi yang kuat bagi pejabat berintegritas, berkapasitas, dan loyal.
Cecep juga menyebut pengisian jabatan terjadi karena ada pejabat pensiun dan posisi kosong. Rotasi mutasi menjadi penting agar tidak ada kejenuhan.
“Saya selalu sampaikan dalam rapat pimpinan, kami evaluasi kinerja setiap tiga bulan. Jika kinerjanya baik, kami dorong dan beri kesempatan untuk bergerak lebih jauh,” tambah Cecep.
Untuk jabatan tinggi pratama eselon II, Cecep menilai sendiri. Sementara kepala dinas menilai eselon III.
Setelah pelantikan tersebut, beberapa jabatan memang masih kosong. Antara lain Staf Ahli dan Dinas Kesehatan. Beberapa kepala SKPD juga akan pensiun beberapa bulan ke depan.
Untuk itu, Pemkab Tasikmalaya akan menggelar open bidding secara bersamaan untuk mengisi kekosongan jabatan eselon II tersebut.








