Gigi Hiu Purba Ditemukan di Kawasan Wisata Bodyrafting

PANGANDARAN, (KAPOL) – Nanang Mulyadi, warga dusun Ciwangkal, RT 03/RW 01 Desa Cimindi, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, menemukan gigi berukuran tidak biasa, saat membangun warung di depan rumah.

Panjangnya mencapai 14 cm, lebar bagian pangkal 10 cm. Sedangkan ujungnya yang tajam sekitar 0,5 cm.

“Saat membangun warung, saya menggunakan batu cabluk sebagai penutup bagian dasar. Saya sengaja membeli batu cabluk di dekat Sungai Ciwayang yang mana saat ini sedang dilakukan penataan untuk kawasan wisata bodyrafting,” kata Nanang kepada KAPOL.

Di kawasan Sungai Ciwayang sedang penataan. Karena tidak ada lahan parkirnya, jadi ada gunung kecil yang dikeruk. Nanang membeli batu cabluk dari sana. Setelah batunya sampai di rumah, beberapa hari dibiarkan saja.

“Namun saya dapat laporan dari pekerja yang telah mendapatkan sesuatu yang diduga benda purbakala,” katanya.

Setelah memeriksa hasil penemuan batu langka tersebut, Nanang langsung membersihkan batu itu hingga mengkilap. Setelah itu, ia mengunggah batu tersebut ke media sosial untuk mendapatkan respon dari teman-teman perihal batu itu.

Gigi raksasa yang ditemukan Nanang Mulyadi.

“Teman saya ada yang bilang ini adalah gigi hiu megalodon. Saya melakukan browsing di internet memang hampir mirip. Tapi saya belum tahu secara pasti ini jenis apa karena belum ada yang meneliti. Mungkin nanti kalau sudah ada yang meneliti, akan lebih jelas jenis apanya, berapa umurnya dan sebagainya,” ujarnya.

Menurut dia, jika benar batu itu adalah bagian dari gigi hiu Megalodon, akan membuka cakrawala baru tentang wilayah Cigugur dan sekitarnya. Bisa jadi dulunya masih berupa lautan. Hal itu terbukti dengan benda bersejarah yang ditemukan itu.

Diskusikan di Facebook