Kefir, Susu Fermentasi Bagus untuk Pulihkan Penderita Covid-19

  • Bagikan
Praktisi Kefir Tasikmalaya, Imam Daryono mengaduk bahan kefir di rumahnya di Kampung Puteran Kidul. Saat ini permintaan kefir terus meningkat seiring semakin banyaknya warga yang sadar akan manfaat kefir bagi kesehatan. (Foto: kapol.id/Abdul Latif)

KAPOL.ID – Pada masa pandemi sekarang ini, dianjurkan mengonsumsi makanan yang halal dan berkualitas. Itu penting untuk meningkatkan imun tubuh.

Salah satu makanan yang baik untuk menjaga dan meningkatkan imun tubuh dan kesehatan adalah susu fermentasi kefir.

Kenapa kefir bagus untuk meningkatkan imun, karena susu fermentasi tersebut mengandung banyak bakteri baik yang bagus untuk pencernaan dan makanan bagi bakteri baik dalam tubuh.

Nah bakteri baik itulah yang menjadi pasukan tempur untuk melawan bakteri jahat termasuk bakteri kuman dan virus, salah satunya corona.

“Mengkonsumsi segelas susu fermentasi kefir setiap hari sangat bagus untuk menjaga kesehatan dan imun tubuh kita. Terjangkau dan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh,” kata Praktisi Kefir Tasikmalaya, Imam Daryono, Kamis (29/7/2021).

Warga Kampung Puteran Kidul, Desa Puteran, Kecamatan Pagerageung itu sudah bergelut dengan Kefir sejak tahun 2016 lalu. Kini di masa pandemi Civid-19 banyak warga yang memanfaatkan kefir untuk menjaga daya tahan tubuh.

Bahkan Imam Daryono saat ini membuat ramuan kefir khusus untuk warga yang mengalami saturasi oksigen rendah dengan nama kefir fermentasi lambat.

“Alhamdulillah permintaan kefir saat ini meningkat, sudah semakin banyak warga yang sadar akan manfaat kefir bagi kesehatan,” ucapnya.

Saat pandemi sekarang ini, Imam Daryono membantu para Nakes di Kabupaten Tasikmalaya yang terkena Covid-19 dengan membagikan kefir gratis. Termasuk bagi Nakes yang saturasi oksigen rendah.

Ada lebih dari 10 liter kefir yang dibagikan untuk para Nakes yang sedang isolasi mandiri tersebut agar segera pulih kesehatannya.

Dalam situasi pandemi sekarang ini masyarakat sudah banyak yang paham tentang manfaat kefir untuk kesehatan. Sehingga stok kefir di rumahnya terus menipis.

Dalam sebulan Imam Daryono bisa memproduksi kefir antara 100 sampai 200 liter. Namun saat pandemi sekarang ini jumlah permintaan meningkatkan terus.

“Ini di luar dugaan, ternyata permintaan kefir dari masyarakat sangat tinggi. Alhamdulillah semakin banyak warga yang sadar akan manfaat kefir,” katanya.

Kefir sendiri memili hampir 60 jenis mikroorganisme yang bagus untuk kesehatan tubuh. Salah satunya sebagai asupan makanan bagi bakteri baik dalam tubuh yang meningkatkan imunitas tubuh.

Menurut sejarahnya, bibit kefir ternyata diberikan oleh Nabi Muhammad kepada penduduk Kaukasus yang memang beragama Islam.

Bahkan penduduk Kaukasus menyebut kefir itu dengan sebutan the grain of Prophet atau benih dari nabi. Termasuk dijelaskan dalam Al-quran surat Al-Insan ayat 5 dan 6.***

  • Bagikan