Terhubung dengan KAPOL

POLITIK

Biang Kisruh PAN di Kendari Tempo Hari Bukan Peserta Kongres

|

KAPOL.ID – Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Tasikmalaya, Daud Ripai, menjadi salah seorang saksi peristiwa keributan saat Kongres V PAN di Kendari, Sulawesi Tenggara tempo hari. Menurutnya, harus diluruskan, lantaran biang ricuh bukan peserta kongres.

“Saya menjadi salah seorang saksi peristiwa itu. Kericuhan sama sekali bukan antarpeserta,” katanya, Senin (17/2/2020).

Semula baik-baik saja. Pendukung Zulkifli Hasan (Zulhas) tidak keluar pada saat sidang diskors, mulai ada pihak lain yang memicu keributan. Padahal waktu itu para pendukung Zulhas, tidak keluar untuk melaksanakan salat Zuhur berjamaah. “Kursi-kursi di ke pinggirkan dulu. Waktu itu Hatta Rajasa yang menjadi imam salat berjamaah,” tutur Daud.

Baru saja selesai mengucap salam, kata Daud, tiba-tiba ada beberapa orang yang memecahkan kaca. Kemudian merangsek ke dalam, dan melakukan aksi lempar kursi kembali ke tengah, tempat yang digunakan salat berjamaah itu.

“Saya melihat yang melakukan aksi provokatif itu bukan para peserta kongres,” kata Daud menandaskan.

Konflik di mana pun , menurut Daud, harus disikapi dengan bijak. Sekarang sudah berlalu. Zulhas kembali terpilih menjadi Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2020-2025.

“Zulhas meraih 331 suara, menyisihkan Mulfachri Harahap yang meraih 225 suara dan Dradjad Wibowo yang hanya memperoleh 6 suara. Pemungutan suara diikuti oleh 563 peserta dari total 590 peserta Kongres V PAN,” katanya.

Diskusikan di Facebook

Silakan mengirim pesan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *