oleh

Lalai Memberi Contoh

Oleh Pipin Hidayat, S.I.P
Ketua umum PC PMII Kota Tasikmalaya

Keseriusan pemerintah dalam menangani penyebaran covid-19 di Kota Tasikmalaya sudah hilang. Kebijakan yang dikeluarkan pemerintah melalui surat edaran bahkan kini menjadi kiasan semata.

Hal ini dibuktikan dengan lalai memberikan contoh yang tidak baik bagi masyarakat dengan melakukan kegiatan touring Pemkot Tasikmalaya ke Pangandaran.

Seharusnya pemerintah memberikan contoh baik bagi masyarakat mulai dari masalah waktu, tempat dan aktivitas kegiatan yang dilakukan.

Ironis sekali di tengah tegasnya kebijakan pemerintah Kota Tasikmalaya terhadap masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Tidak melakukan aktivitas yang menimbulkan kerumunan, apalagi melanggar apa yang tertuang dalam surat edaran penanganan Covid-19.

Kalau masyarakat yang melanggar diberikan sanksi, kira-kira sanksi apa yang harus diterima oleh Pemkot sendiri?

Pemerintah Pusat dan Provinsi harus melek serta melakukan langkah-langkah yang tegas terkait perilaku para aparatur Pemerintah Kota Tasikmalaya tersebut.

Segala kemungkinan terkecil dalam situasi Covid-19 harus di antisipasi, apalagi hari ini hampir 98% kelurahan di Kota Tasikmalaya terpapar penyebaran covid-19.

Maka wajar apabila masyarakat Tasikmalaya masih lalai terhadap segala kebijakan dan imbauan yang dikeluarkan oleh Pemkot.

Karena Pemkot sendiri pun lalai dan melanggar atas komitmen kebijakan yang telah dibuatnya. Kegiatan yang dilakukan pemerintah harus berbanding lurus dengan kebijakan yang dibuat.

Pemerintah kencing berdiri masyarakat kencing berlari. Mungkin peribahasa itu sangat tepat terkait peristiwa yang terjadi di Kota Tasikmalaya.***

Komentar