oleh

Longsor Cimanggung, Doni Monardo: Itu Kawasan Rawan Bencana Longsor

BNPB: Masyarakat harus ikhlas melepaskan rumah dan tanah untuk direlokasi di tempat baru

KAPOL.ID – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan bencana longsor di Desa Cihanjuang, Kec. Cimanggung, Kab. Sumedang, Jawa Barat, menimbulkan kerugian personil yang juga kerugian harta benda masyarakat terdampak.

Ia menyampaiakan rasa duka cita yang sangat mendalam atas musibah longsor tersebut.

“Bukan hanya warga setempat, namun ada beberapa para pejabat di daerah yang bertugas pada saat itu menjadi korban dan meninggal dunia. Diantaranya, Danramil 1014 Cimanggung, Kasi Trantib Kecamatan dan Kasi Kedaruratan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang,” ucapnya kepada sejumlah wartawan, seusai meninjau lokasi longsor di Posko Bencana SMAN 1 Cimanggung, Minggu (10/1/2021).

Didampingi Forkopimda Sumedang, Doni mengatakan, pemerintah pusat dan provinsi akan memberikan bantuan untuk korban dan terdampak.

Diharapkan, bantuan tersebut dapat meringankan beban warga terdampak longsor.

“Langkah pertama yang sudah dilakukan pemprov dan Pemkab Sumedang yakni melakukan evakuasi terhadap warga yang berada di sekitar lokasi bencana,” ujarnya.

Menurutnya, ada warga sekitar 150 orang yang telah diungsikan ke lokasi aman.

Korban meninggal dunia pun, kata dia, telah diurus dengan baik.

“Doakan semoga mendapatkan tempat yang terbaik dan diampuni segala dosanya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ucapnya.

Doni mengatakan, dalam jangka pendek diharapkan ada kesadaran masyarakat yang berada di lokasi bencana untuk mau direlokasi.

Ia berpesan, agar warga tak menempati kawasan tersebut hingga nanti akhirnya Pemerintah Pusat dan Pemprov mengeluarkan hasil kajian dan pendataan terhadap rumah-rumah yang boleh ditempati.

“Kawasan itu zona merah atau rawan bencana longsor. Masyarakat harus ikhlas melepaskan rumah dan tanah untuk direlokasi di tempat yang baru,” ujar dia.

Dikatakan, Bupati Sumedang telah menyiapkan lahan aset desa untuk relokasi bagi masyarakat yang rumahnya tidak boleh ditempati.

Doni mengatakan, bagi yang rumahnya rusak berat bisa segera dibangun bersama dengan Pemprov didukung TNI dan Polri. ***

Komentar