Memulihkan Ekonomi dengan Koperasi

  • Bagikan
Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Kebupaten Tasikmalaya menghadiri saresehan pada Peringatan Hari Koperasi yang ke-74.

KAPOL.ID–Sejak kelahirannya, koperasi di Indonesia sudah berusia 74 tahun. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berkeyakinan bahwa koperasi bisa jadi salah satu media untuk memulihkan ekonomi, setelah terpuruk akibat hantaman pandemi Covid-19.

Pada peringatan Hari Koperasi ke-74, melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja (Diskopukmnaker), Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menggelar “Sarasehan Bersama Gerakan Koperasi” di Pendopo Baru, Kamis (02/09/2021).

Pada kesempatan yang sama, Bupati Tasikmalaya menerima Piagam Penghargaan Bhakti Koperasi. Wakil Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin mewakili bupati menerima piagam tersebut. Disaksikan oleh perwakilan SKPD, Stakeholder Koperasi baik luring maupun daring, perwakilan BUMN/BUMD, dan undangan lainnya.

Tema dari saresehan sendiri berbunyi “Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi Bareng Koperasi”. Melalui tema tersebut tersirat harapan besar bahwa koperasi dapat menjadi salah satu solusi di tengah kesulitan-kesulitan.

Karena itu, Wakil Bupati Cecep Nurul Yakin berpesan supaya koperasi dapat mengubah strategi berbisnis. Katanya, koperasi tidak cukup hanya memanfaatkan perkembangan teknologi digital dan inovasi produk.

“Koperasi juga harus menghadirkan visi baru di tengah perubahan sosial ekonomi yang sangat dinamis. Dengan demikian kami berharap agar koperasi di Kabupaten Tasikmalaya mampu menjawab tantangan zaman dan bersaing dengan pelaku ekonomi lainnya,” ujar Cecep.

Untuk mewujudkannya, Cecep menantang peran serta generasi muda untuk mencurahkan semangatnya dalam menjadikan koperasi sebagai kekuatan bersama. Sehingga akan terwujud kekuatan gotong royong, yang mampu bersaing serta cepat beradaptasi dengan perkembangan dan perubahan zaman.

“Selamat Hari Koperasi yang ke-74, mudah-mudahan dapat dimaknai sebagai tahun kemandirian koperasi dengan mewujudkan koperasi menjadi koperasi yang besar, mandiri dan kuat. Sehingga cepat meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya,” Cecep menandaskan.

Sementara Pelaksana Tugas Kepala Diskopukmnaker, Wida Andriani mengemukakan maksud dan tujuan saresehan. Yakni untuk meningkatkan semangat berkoperasi, sekaligus memotivasi kelompok pra koperasi.

“Tentu tujuannya adalah untuk mewujudkan kesejahteraan bersama, dan mengenalkan pentingnya koperasi sebagai pusat kegiatan ekonomi yang efektif dan efisien,” ujar Wida.

  • Bagikan