oleh

Momentum HUT ke-108, PDM Kota Tasikmalaya Apresiasi Majelis Wakaf dan Lazismu

KAPOL.ID – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Tasikmalaya menggelar refleksi HUT ke-108 Muhammadiyah dengan sederhana namun khidmat. Bertempat di halaman rumah Ketua PDM Kota Tasikmalaya, Drs. H. Syarif Hidayat, M.Si.

Tampak hadir pada resepsi milad tersebut Ketua dan Anggota PDM, Ketua dan Sekretaris Majelis/lembaga, Ketua dan Sekretaris PCM Se-Kota Tasikmalaya, Ketua dan Sekretaris Organisasi Otonom (Ortom), dan Pimpinan (Amal Usaha Muhammadiyah) AUM Se-Kota Tasikmalaya.

Ketua PDM Kota Tasikmalaya, Drs. H. Syarif Hidayat, M.Si, menguraikan tema milad tahun ini yaitu “Meneguhkan Gerakan Keagamaan Menghadapi Pandemi dan Masalah Negeri”.

Menurutnya, kiprah Muhammadiyah sudah berlangsung lama sebelum negeri ini diproklamasikan. Saat ini dikala bangsa Indonesia mengalami musibah Pandemi Covid-19, maka Muhammadiyah tampil sebagai ormas Islam yang peduli dan berbagi.

Bulan Maret 2020, dibentuk Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC). Muhammadiyah mengerahkan semua tenaga medis dan rumah sakitnya se-Indonesia untuk menangani pasien Covid-19.

Di samping berbagi bantuan terhadap warga terkena dampak Covid-19, Muhammadiyah juga menyusun panduan menghadapi Covid-19 dan tuntunan ibadah dalam masa Pandemi Covid-19. Semua kekuatan pimpinan, mulai dari pusat sampai ranting dikerahkan untuk membantu pemerintah menangani Covid-19 ini.

“Masalah-masalah negeri yang menimpa, seperti korupsi, ketimpangan keadilan, kemiskinan, pengangguran, dan lain-lain, Muhammadiyah selalu tampil memberikan solusi nyata terhadap permasalahan tersebut. Dengan misi schooling, feeding, dan healing, Muhammadiyah menjadi ormas Islam garda terdepan dalam menyelesaikan problematika di negeri ini,” katanya Ahad (15/11/2020).

Dengan demikian, kata Syarif, kiprah dan peran Muhammadiyah yang menginjak usia 108 tahun kelahirannya sangat strategis, penting dan signifikan terhadap situasi serta kondisi bangsa.

Ketua PDM pun memberikan apresiasi kepada dua unsur pembantu pimpinan, yaitu Majelis Wakaf dan Kehartabendaan serta LazisMu. Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PDM Kota Tasikmalaya telah sukses menyertifikasi 97 tanah wakaf Muhammadiyah selama empat tahun.

Menurutnya karena layak telah memperoleh apresiasi positif dari PP Muhammadiyah Pusat dan PWM. Bahkan ketua Majelis Wakaf, yaitu Dr. H. Cecep Bagja Gunawan, didaulat oleh PWM sebagai anggota Tim Ahli Penyelesaian Tanah Wakaf Muhammadiyah di Jawa Barat serta konsultan bagi semua PDM se-Jawa Barat dalam menyelesaikan sertifikasi tanah wakaf.

“Kemudian lazisMu Kota Tasikmalaya memperoleh apresiasi dari PDM sehubungan dengan prestasi yang ditorehkan tahun ini yaitu sebagai lazisMu terbaik se-Jawa Barat dalam Ketaatan Pelaporan Program,” katanya.

Kedua apresiasi tersebut ditandai dengan pemberian medali kepada Ketua Majelis Wakaf dan Kehartabendaan serta kepada Pengurus dan Pelaksana lazisMu Kota Tasikmalaya.

Acara resepsi milad diakhiri dengan doa milad yang dipimpin oleh H. Arip Somantri, M.Ag. [alung rawawi]

Komentar