KANAL

Ono Surono, Pantau Sektor Kesehatan Desa Rambatan Wetan

×

Ono Surono, Pantau Sektor Kesehatan Desa Rambatan Wetan

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Ketua DPD PDI perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, menegaskan pentingnya Kabupaten Indramayu, khususnya pemerintahan Desa Rambatan wetan Kecamatan Sindang, yaitu pada sektor Kesehatan sangat penting, pada Senin (5/5/2026).

Penguatan pemerintah Desa di organisasi, tetapi memastikan seluruh struktur partai dari tingkat DPC, PAC, ranting hingga anak ranting benar-benar aktif bekerja dan hadir di tengah masyarakat.

“Kita ingin memastikan seluruh pengurus dari tingkat kabupaten sampai ranting dan anak ranting bergerak. Problem masyarakat hari ini cukup banyak dan partai harus hadir memberikan solusi,” ujar Ono Surono yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD Jabar

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian, kata dia, yakni banyaknya peserta BPJS Kesehatan dari kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dinonaktifkan sehingga berdampak pada warga yang membutuhkan layanan kesehatan.

Menurutnya, kader partai harus turun langsung melakukan pendampingan kepada masyarakat, terutama warga sakit yang kesulitan mengakses layanan kesehatan akibat persoalan administrasi tersebut.

“Ketika ada warga yang sakit dan terkendala BPJS non aktif, harus ada pendampingan. Kader partai harus hadir membantu masyarakat,” katanya.

Ono Surono mengharapkan, berkujung di Desa Rambatan wetan menekankan pentingnya komunikasi politik yang ramah, membangun, dan menguatkan masyarakat.

Ia menyebut peran komunikasi menjadi penting agar PDI Perjuangan mampu membangun gerakan sosial yang lebih dekat dengan kebutuhan rakyat.

“PDI Perjuangan harus hadir dengan komunikasi yang baik, ramah, menguatkan warga, dan benar-benar memberi manfaat,” pungkasnya.

Konsolidasi ini menjadi bagian dari upaya PDI Perjuangan Jawa Barat memperkuat mesin partai sekaligus memastikan kader tetap hadir sebagai bagian dari solusi atas persoalan masyarakat.

Sementara itu, Kuwu Tarjuki menilai Desa Rambatan wetan masih banyak warga yang seharusnya berhak menerima bantuan sosial, tetapi justru tidak masuk dalam data penerima manfaat.

Karena itu, ia mendorong advokasi melalui musyawarah desa agar pembaruan data bisa dilakukan secara tepat dan untuk sekarang ini masih mengikuti data yang lama, diharapkan bulan depan akan kami data ulang yang benar-benar layak

Kegiatan ini dihadiri oleh camat Fauzi ramdhoni, Babinsa, Kuwu Tarjuki, tokoh masyarakat, dan warga desa Rambatan wetan, pamong desa rambatan wetan, serta PAC dari PDI Perjuangan  (Sahrul)