Pemerintah Lelang Tiga WKP: Galunggung, Wilis, dan Lainea

TASIKMALAYA, (KAPOL) – Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) bersiap melelang tiga wilayah kerja panasbumi (WKP) dengan nilai jaminan lelang total keseluruhan sebesar Rp 4 miliar.

Ketiga WKP tersebut, WKP Lainea di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara dengan potensi cadangan sebesar 66 MW. Kapasitas yang akan dikembangkan direncanakan 2×10 MW. Nilai jaminan lelang Rp 1 miliar.

Kemudian, WKP Gunung Wilis, di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur dengan potensi cadangan 50 MW dan rencana pengembangan 2 x 10 MW. Nilai jaminan lelang Rp 1 miliar.

Ketiga, WKP Gunung Galunggung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dengan potensi cadangan 130 MW. Rencana pengembangan 55 MW, dengan nilai jaminan lelang Rp 2 miliar.

Direktur Panasbumi, Kementerian ESDM, Ida Nuryatin Finahari mengatakan, lelang akan dibagi dalam dua tahap. Tahap 1, penilaian administrasi dan keuangan, dan tahap 2 untuk menilai program kerja dan komitmen eksplorasi.

Tahap 1 berlangsung sampai Desember 2019, kemudian tahap 2 berakhir pada Maret 2020.

“Kalau semua lancar, Maret akhir 2020 pemenang lelang sudah ada. Tergantung proses, kalau tahap 1 tidak ada yang daftar, lelang diulang lagi,” katanya, seperti dirilis Bisnis.com, Selasa (22/10/2019).

Menurut Ida, pihak ESDM telah mengundang sejumlah investor dalam negeri dan luar negeri untuk menyosialisasikan rencana penawaran ketiga WKP tersebut. Ini artinya, pemerintah membuka kesempatan kepada perusahaan asing untuk berpartisipasi dalam pemanfataan panasbumi.

Namun, lanjutnya, pemerintah masih mengedepankan hak menyamakan tawaran (right to match) dua perusahaan sebelumnya yang melakukan survei pendahuluan pada WKP Gunung Galunggung dan Gunung Wilis. Yaitu, PT MRI Energy yang melakukan survei pendahuluan Gunung Wilis dan PT Energy Kinan International yang melakukan survei pendahuluan Gunung Galunggung.

“Kedua perusahaan tersebut memperoleh hak menyamai tawaran terhadap pemenang dari proses seleksi yang sedang berjalan saat ini,” ujarnya. (es)

Diskusikan di Facebook