KAPOL.ID – Kabupaten Tasikmalaya sudah memasuki usianya yang ke-392 tahun. Pada acara peringatan Hari Jadi ke-392 Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (26/7/2024); DPRD Kabupaten Tasikmalaya mengungkapkan beberapa catatan yang belum memuaskan.
Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi mengemukakan bahwa di antara catatan yang belum memuaskan adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Kini, IPM Kabupaten Tasikmalaya berada di peringkat tiga terbawah dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.
Di samping IPM juga soal infrastruktur seperti jalan, fasilitas kesehatan dan pendidikan. Ketiga insfrastruktur ini kerap menjadi sorotan dari berbagai pihak. Karena itu, kata Asep Sopari, itu menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.
“Selain IPM dan infrastruktur, kebijakan fiskal Kabupaten Tasikmalaya juga butuh perbaikan. Makanya, saya kira untuk Kabupaten Tasikmalaya ini memerlukan kepemimpinan yang kuat,” ujar Asep Sopari selepas rapat paripurna Memperingati Hari Jadi ke-392 Kabupaten Tasikmalaya.
Di samping itu, Asep Sopari juga mengapresiasi sejumlah capaian Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya hari ini. Baginya, sekalipun prosesnya lamban, pencapaian tetaplah pencapaian yang tidak bisa dinapikan.
Politikus Partai Gerindra itu menilai prosesnya lamban karena sejatinya ada pembangunan yang bisa selesai dalam satu periode (lima tahun), pada kenyataannya tidak. Belum lagi pembangunan yang cenderung seremonial.
“Pembangunan ini titik beratnya kan ada di eksekutif. Untuk pembangunan sendiri ada beberapa yang memang bisa selesai dalam waktu satu periode atau lima tahun. Misalnya pembangunan untuk meningkatkan PAD selalu rendah, padahal potensinya ada,” lanjut Asep Sopari.
Untuk itu, mengingat tahun ini merupakan momentum penyusunan RPJMD untuk 20 tahun ke depan, Asep Sopari menekankan supaya tahapannya betul-betul terukur. Dalam arti sesuai dengan kebutuhan Kabupaten Tasikmalaya.
“Artinya, RPJMD 20 tahun ini harus terselesaikan hanya dengan empat periode kepemimpinan. Tidak seperti yang sudah lalu, menargetkan empat rumah sakit umum daerah, ternyata hanya terealisasi satu saja. Jalan lingkar juga sudah tertuang dalam RPJMD yang lalu, tapi tidak tercapai sama sekali,” tandas Asep Sopari.
Support KAPOL with subscribe, like, share, and comment
Youtube : https://www.youtube.com/c/kapoltv
Portal Web : https://kapol.tv/
Portal Berita : https://kapol.id/
Facebook : https://www.facebook.com/kabar.pol
Twiter : https://twitter.com/kapoltv












