KAPOL.ID – Semenjak wabah virus Covid-19 melanda Indonesia, khususnya di Kabupaten Garut, berbagai upaya terus dilakukan pemerintah dearah demi memutus mata rantai penyebarannya.
Salah satu yang dibebani tugas rutin adalah Dinas Pemadam Kebakaran.
Tentu saja Sejumlah petugas Dinas Kebakaran Kabupaten Garut ini pun setiap hari harus berkeliling melakukan penyemrotan disinfektan dari mulai kampung ke kampung, komplek-komplek perumahan, hingga sejumlah perkantoran yang memintanya.
Seperti yang dilakukan petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut di Komplek Pesona Intan Jn. Raya Samarang (Cipepe) beberapa waktu lalu.
Karena atas permintan warga melalui Ketua RW 11 Desa Sirnajaya, maka sejak pagi hingga siang, petugas terus berupaya melakukan penyemprotan di setiap halaman rumah warga.
Kasi Non Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran Garut, Dadan Wandani yang memimpin penyemprotan mengatakan pihaknya selalu siap melayani penyemprotan disinfektan jika ada permintaan dari masyarakat baik dari perkampungan, komplek-komplek perumahan atau pun komplek perkantoran.
Bukan saja itu, jika masyarakat menginginkan bantuan lainnya, seperti mengusir sarang tawon, sarang ular dan lain-lain yang dianggap dapat membahayakan pihaknya dari Kasi Non Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran siap melayani selama 24 jam.
“Jika masyarakat perlu bantuan tinggal langsung datang saja ke kantor kami. Sama sekali tidak dipungut biaya,” tutur Dadan.
Sementara itu, Ketua RW 11 Pesona Intan, Heryana Aji mengatakan, sesuai keinginan warganya, penyemprotan menggunakan disinfektan oleh Dinas Pemadan Kebakaran bertujuan agar lingkungannya tetap sehat dan terhindar dari penyebaran virus Covid-19 yang masih dinyatakan pandemi di Kabupaten Garut.
Terlebih katanya, di Pesona Intan sendiri tingkat mobilisasi masyarakatnya tergolong tinggi, mengingat banyak warga yang bekerja di sejumlah kota besar yang dinyatakan sebagai jona merah.
“Ya untuk jaga-jaga saja, karena kita pun harus tetap waspada, selama virus Covid-19 ini masih dinyatakan ada. Selain itu, kita pun telah berupaya mengingatkan kepada seluruh warga Pesona agar selalu meningkatkan protokol kesehatan, dari mulai gerbang masuk hingga saat berada di rumah. Bahkan di setiap sudut kami pun telah memasang baligo peringatan untuk warga maupun untuk semua tamu yang keluar masuk komplek,” ujar Heryana. (Anang KN)***












