Prodi Digital Public Relations Telkom University Gelar “How to Be Iconic Public Relations”

  • Bagikan
Program studi Digital Public Relations (PR) Telkom University gelar Webinar Series bertajuk “How to Be Iconic Public Relations”.

KAPOL.ID –
Program studi Digital Public Relations (PR) Telkom University gelar Webinar Series bertajuk “How to Be Iconic Public Relations”.

Dosen LSPR Communication & Business Institute, Dr. Sri Ulya Suskarwati, dan VP Corporate Communications PT. Telkom, Pujo Pramono dalam rilis yang diterima KAPOL.ID, Jumat (9/7/2021) keduanya menjadi pembicara.

Ketua penyelenggara Webinar Series Prodi Digital PR Telkom University, Dr. Amalia Djuwita menyampaikan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, pengetahuan, dan informasi terkini dunia kehumasan.

Terutama kepada para akademisi dan praktisi humas sehingga andal dan mampu menjadi ikon perusahaan ataupun institusi.

Salah seorang narasumber Dr. Sri Ulya mengatakan, untuk mencapai tujuan, semua membutuhkan perencanaan.

“Semua perlu kita rencanakan terlebih dahulu sebelum kita membuat kegiatan-kegiatan kreatif yang kita sebutkan.”

“Karena sebenarnya aktivitas PR yang produktif itu ada tiga kriteria, yaitu yang memiliki kualitas, kuantitas, dan kegiatan PR yang memiliki kreativitas,” ujarnya.

Narasumber lainnya, Pujo Pramono mengungkapkan era hyperconnected big data memiliki relevansi yang kuat terhadap respon publik pada sebuah perusahaan.

Karena setiap orang bisa saling terhubung dan berkolaborasi, sehingga apa yang dilakukan oleh perusahaan akan menjadi bahan diskusi atau komentar bagi publiknya.

“Pertama, kita perlu memonitor riset kita dan bagaimana kita melihat hasil kerja kita. Lalu kedua, perlu diketahui bagaimana kita meningkatkan apa yang sudah kita lakukan.”

“Karena apa yang kita lakukan harus dapat kita monitor terkait bagaimana reaksi atau respon dari publik,” ucapnya.

Seorang PR, lanjut dia, harus mampu melihat kemanfaatan dari big data dan menjadikannya sebagai sebuah alat untuk mendukung keberhasilan aktivitas PR.

“Peran dari big data itu sendiri adalah sebagai tools atau alat bantu yang kita gunakan.”

“Kita bisa mengukur efektivitas, efisiensi, dan kemudian untuk melakukan peningkatan terhadap langkah-langkah kita selanjutnya,” ujar Pujo.***

  • Bagikan