Program Petani Milenial, Menahan Arus Urbanisasi Dari Pedesaan ke Perkotaan

  • Bagikan

KAPOL.ID – Bupati Sumedang memberikan pengarahan sekaligus membuka kegiatan Sosialisasi Program Petani Milenial, bertempat di Gedung

Negara Sumedang.

Kabiro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Barat Benny Bahtiar mengaku ditugaskan Gubernur Jawa Barat (Ridwan Kamil) guna menindaklanjuti program pemprov jabar pada tahun 2021 Februari.

Dimana dirinya ditugaskan sebagai koordinator Program Pertanian di Jawa Barat

Ia menuturkan, kita membuka pendaftaran melalui website, hampir 9 ribu yang daftar, namun dalam perjalanan banyak sekali kendala termasuk masalah Domisili, usia.

Ternyata dari 9 ribu yang tersisa hanya 366, setelah dievalui masih ada yang salah karena kami tidak kerjasama dengan Kabupatén

Sehingga pada saat itu Gubernur langung memerintahkan guna mengadakan sosialisasi di 18 Kabupatén

Dikatakannya, ternyata respon dari kepala daerah sangat luar biasa karena wilayah agraris akan memberikan banyak pekerjaan bagi anak anak muda

Kenapa Gubernur mendorong program ini?, karena kedepannya industri manufaktur menggunakan teknologi, artinya akan diisi orang yang memiliki kapasitas guna menjalankan mesin.

Bagaimana bagi saudara kita yang tidak bisa memiliki keahlian itu, karena pengangguran di Jawa Barat cukup tinggi , artinya kita harus melakukan sesuatu

Yang paling penting bagaimana kita menahan arus urbanisasi dari pedesaan ke perkotaan, makanya kita punya jargon

“Bisnis Di Desa Rejeki Kota”

Jadi jika sudah punya pendapatan di desa seperti di kota buat apa pergi ke kota, ad 7 yang menjadi tanggung jawab

Untuk dua yang pertama yakni lahan dan SDM kami serahkan kepada Pemda tapi lima yang terakhir akses pasar, permodalan, teknologi pertanian, pelatihan dan inkubator Bisnis kami yang akan siapkan.

Silahkan bagi para pemuda Milenial untuk mendapaftarkan diri anda untuk menjadi petani milinial daftar bisa melalu website atau instansi terkait

 

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir mengatakan, saya menyambut dengan baik program petani Milenial ini guna mensejahterakan Masyarakat memajukan pertanian.

Menambah lowongan pekerjaan terutama diberikan bagi para generasi muda supaya lebih tertarik lagi guna berusaha dibidang pertanian

Dikatakannya, di masa pamdemi Covid-19 ini hanya tiga sektor yang tidak terganggu yakni dibidang pertanian, kesehatan dan bagian informasi.

Dalam daftar pemuda yang milih jadi petani masih sedikit dengan adanya program ini akan menumbuhkan semangat dan minat para kaum Milenial.

Nanti ada programnya yang disiapkan secara khusus, terintegratif, mulai dari Kahan modal dan Oftekernya ini sangat terpadu sekali.

Dengan jargon tinggal di desa rejeki kota. ***

  • Bagikan