Terhubung dengan KAPOL

KABAR POLISI

Rencana Aksi PP Ditandingi Aliansi Ormas Kabupaten Karawang

|

KAPOL.ID – Aksi unjuk rasa Pemuda Pancasila (PP) menyikapi limbah di PT FCC Kabupaten Karawang memicu reaksi Aliansi LSM Karawang yang berpotensi menimbulkan konflik horizontal antarkubu, Senin (20/1/2020).

Rencana aksi PP di PT FCC, ditandingi pengerahan massa yang dipusatkan di Sekretariat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Sedikitnya 1000 orang berkumpul mengatasnamakan Aliansi LSM dan Ormas Kabupaten Karawang.

PP harus berhadapan dengan GMBI dan aliansi ormas lain yang diusung LSM Laskar NKRI, LSM Kompak, LMP, BPPKB Banten, FKPPI, Gibas Jaya, dan Gibas Cinta Damai.

Tampak hadir tokoh dari delapan ormas itu menggalang massa. M Sayegi Dewa (Ketua LSM GMBI Karawang), Zulkarnain (LSM Laskar NKRI), H. Awandi Sirodj Suwandi (Ormas LMP Karawang), Uverus Ignasius (FKPPI Karawang), Ahmad Mukron (LSM KOMPAK), Indra Satrio (GIBAS JAYA Karawang), Usep Saepudi (GIBAS CINTA DAMAI), dan H Engkos Koswara (BPPKB Banten Kab Karawang).

Mereka menggelar pertemuan yang dihadiri Kasat Intelkam Karawang AKP Reski, Ekayana (Lurah Karawang Barat), dan Kopol Iwan RS (Kapolsek Karawang Kota).

“Kami berkumpul di sini dalam rangka silaturahmi dan menyikapi adanya gerakan ormas Pemuda Pancasila terhadap persoalan limbah di PT FCC Indonesia. Hanya LSM PP yang tidak menghormati keberadaan LSM yang ada di Karawang, seharusnya sebelum mereka bergerak ke PT FCC lihat dahulu siapa di dalamnya,” kata M Sayegi Dewa, mewakili aliansi.

Menurutnya, aliansi meminta aparat keamanan menyampaikan aspirasi dari Aliansi LSM kepada PP. Pihaknya tidak takut jika PP membawa massa dari luar daerah dan Aliansi LSM Siap menjaga keamanan dan kondusifitas di Wilayah Karawang.

“Kami juga akan mendatangi Pemkab untuk meminta dan mendesak Bupati menegur Sekretaris Disperindag Karawang/Ketua PP Karawang, Gunadi karena telah menyalahi aturan PNS yang menandatangani aksi PP di PT FCC,” katanya.

Kasat Intelkam Polrea Karawang, AKP Reski, mengimbau semua pihak menahan emosi dan tetap menjaga kondusivitas di wilayah Karawang, aspirasi akan disampaikan kepada ormas PP dan Pemkab Karawang.

Diskusikan di Facebook

Silakan mengirim pesan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *